24 Mei 2019 11:37

Akui Bersalah, Bahar Bin Smith Menyesal Aniaya Dua Remaja

MyPassion
Bahar bin Smith

MANADOPOSTONLINE.COM--Sidang lanjutan kasus penganiyaan oleh Habib Bahar bin Smith digelar di Gedung Perpustakaan Arsip Kota Bandung oleh Pengadilan Negeri Bandung, Kamis (23/5/2019).

Sidang tersebut berjalan dengan agenda pemeriksaan terdakwa oleh hakim. terdakwa Habib Bahar menjelaskan mengapa menganiaya dua remaja.

Dirinya di hadapan hakim mengakui perbuatannya. “Saya menyesal menganiaya dua remaja Cahya Abdul Jabar dan Muhammad Khoerul Aumam Al Mudzaqi alias Zaki,” paparnya, Kamis (23/5) di Gedung Arsip Kota Bandung.

Hakim ketua Edison Muhamad lalu menanyakan kembali kepada Habib Bahar.

“Apakah yang dilakukan oleh saudara benar atau tidak perbuatan saudara?,” ucap Edison Muhammad, Ketua Majelis Hakim dalam persidangan.

Bahar menjawab bila menggunakan hukum positif yang berlaku perbuatan yang dia lakukan bersalah.

“Bila hukum positif saya akui itu tidak benar. Sebagai warga negara Indonesia (perbuatan) saya tidak benar,” terang Bahar.

Lalu hakim bertanya kembali, dimana letak kesalahan terdakwa.

“Karena saya melakukan pemukulan dan penganiayaan,” jawab Bahar.

Majelis Hakim lantas menanyakan apakah Bahar menyesal atas perbuatannya.

Atas pertanyaan itu, Bahar hanya menjawab satu kalimat ‘Wallahualam’.

“Wallahualam. Kenapa saya jawab itu, karena Allah Maha Tahu,” jelas Bahar.

“Kalau saya jawab menyesal tapi hati tidak, begitu juga saya jawab tidak menyesal tetapi hati menyesal,” lanjutnya.

Majelis Hakim lalu menginginkan Bahar untuk menjawab secara jelas.

“Wallahualam itu bahasa saya juga. Saya tahu artinya. Jangan anggap Islam itu hanya saudara saja, bukan hanya saudara. Saya ingin jawaban yang pasti. Jawab jujur, menyesal atau tidak?,” tegas Edison.

Lalu Bahar menjawab, bahwa atas penganiayaan dan pemukulan, mengaku menyesal.

“Iya (menyesal),” kata Bahar.

“Dari hati atau tidak?,” tanya hakim lagi.

“Insya Allah dari hati,” paparnya.

(pojoksatu)

Kirim Komentar