23 Mei 2019 09:29

Tunggu Juknis, Pemprov Siap Bayar Gaji 13

MyPassion
Ilustrasi

MANADOPOSTONLINE.COM—Pemerintah Provinsi (Pemorov) Sulawesi Utara (Sulut) sampai saat ini masih menunggu petunjuk teknis (juknis) dan pedoman dari pusat terkait pembayaran gaji 13. Hal ini diungkapkan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Pemprov Sulut Gammy Kawatu, Senin (22/5).

 

Menurut Kawatu, anggaran pemprov telah siap untuk pembayaran gaji 13. Namun pembayaran bisa dilakukan jika sudah ada juknis dan pedoman dari pemerintah pusat.

"Sampai saat ini, kita masih belum memiliki juknis terkait pembayaran gaji 13. Kalau anggaran, kita sudah siap ada Rp 50-an miliar yang memang ditata dalam APBD untuk pembayaran gaji 13. Ya kalau sedang dikaji atau direvisi, kita belum mendapatkan informasi lanjutan. Karena yang turun ke kita hanya juknis dan pedoman. Jadi semua berproses di pusat. Karena memang kita sinkron, mengikuti kebijakan pusat. Jika sudah instruksi, maka kita langsung bayar gaji 13 tersebut," imbuhnya.

Kawatu mengatakan, gaji 13 memang biasanya turun Juni. Karena gaji 13, menurutnya, diperuntukkan bagi anak yang akan masuk sekolah. Sedangkan gaji 14 diperuntukkan untuk Tunjangan Hari Raya (THR). Namun jika memang ada perubahan, ungkap Kawatu, pasti akan disampaikan ke daerah untuk ditindaklanjuti. Sampai saat ini juga belum ada pemberitahuan terkait pergeseran bulan pembayaran gaji 13.

"Gaji 13 itu diperuntukkan untuk membantu kebutuhan PNS dalam menghadapi tahun ajaran baru bagi anak yang masuk sekolah. Dan menang dibayarkan pada bulan Juni. Namun kalau ada pergeseran bulan pasti akan disampaikan ke setiap daerah. Namun untuk saat ini, belum ada pemberitahuan. Jadi kita belum bisa pastikan kalau pembayaran dilakukan Juli. Karena biasanya pada Juni gaji 13 sudah dibayarkan. Namun kita juga bakal menyesuaikan dengan pusat," tandasnya. (tr-02/can)

Kirim Komentar