23 Mei 2019 12:58

Segera Lakukan Sidak, Pemkab Minut-Pertamina Warning Pangkalan Jual LPG Diatas HET

MyPassion
Rapat koordinasi Pemkab Minut bersama pertamina dan 4 agen LPG serta para camat, kemarin.(Humas)

MANADOPOSTONLINE.COM—Jelang Idul Fitri, warga mulai mengeluhkan ketersediaan LPG 3 kg. Seperti tahun sebelumnya, setiap hari raya, warga selalu mengeluhkan ketersediaan LPG 3 kg. Bahkan harganya dinaikan hampir 100 persen dari sebelumnya.

Menjawab keluhan masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara (Minut) akan melakukan operasi pasar untuk mengecek sekaligus mengamankan stok LPG 3 kg.

Dikatakan Kabag Perkonomian Gaby Musiran SE, pihaknya sudah menggelar rapat koordinasi bersama 4 agen LPG yang ada di Minut, pihak Pertamina yang diwakili Sales Eksekutif Parrama Ramadhan, dan Dinas Perdagangan serta seluruh camat.

Dalam rakor ini diputuskan akan melakukan sidak ke pangkalan di Minut. “Kami akan turun melakukan pengecekan bersama pihak terkait. Jika ada temuan, akan langsung ditindaklanjuti. Untuk jadwal akan dikoordinasikan dengan pimpinan,” ujar Musiran

Terpisah, Sales Eksekutif Pertamina Parrama Ramadhan mengatakan, di tahun 2019 telah ditetapkan kuota sebesar 7100 ton gas dengan asumsi 174 ribu tabung per bulan untuk seluruh wilayah Minut.

“Khusus menghadapi Ramadan 1440 Hijriah, pertamina menambah stok sebanyak 8 persen dari 174 ribu tabung. Untuk mengantisipasi lompatan permintaan saat menghadapi lebaran,” jelas Ramadhan.

Ia pun menegaskan, saat sidak dilakukan dan ditemuankan pangkalan LPG melakukan pelanggaran menjual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), dijual ke pihak lain ataupun melakukan penumpukan untuk keuntungan pribadi, akan dikenakan skorsing yang bisa berakhir dengan penutupan operasi.(ria)

Kirim Komentar