23 Mei 2019 12:17

40 Rumah Belum Selesai Sejak 2018, Pembangunan RTLH di Boltim Tercium Aroma Korupsi

MyPassion
Ilustrasi.(Istimewa)

 

MANADOPOSTONLINE.COM—Pembangunan 40 unit Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Bolmong tercium aroma korupsi. Pasalnya, sejak dibangun tahun lalu belum selesai sampai sekarang.

Pantauan Manado Post, rumah yang terletak di Lahan HGU PT Ronomut tersebut, masih bolong tidak memiliki jendela dan pintu. Bahkan dinding rumah belum dipelester, lantai pun masih berupa timbunan tanah. Belum ada meteran listrik dan air. 

"Setahu saya, pemkab berjanji penerima RTLH tinggal tahu terima kunci. Tapi sampai saat ini masih banyak yang harus dibenahi," ungkap Hasril Korompot, warga setempat. “Jika pemerintah akan memindahkan kami ke RTLH, maka kami akan segera pindah, meskipun masih banyak kekurangan," tambahnya.

Sementara itu, Yulanda Modeong, salah satu penerima RTLH mengatakan, sampai saat ini pihaknya belum mengetahui kapan rumah tersebut akan selesai.  Meskipun tak menampik pencabutan undian posisi rumah sudah dilakukan. "Kami sudah cabut undi untuk posisi rumah, dua pekan lalu. Tapi waktu pasti untuk pindah belum tahu. Rumahnya juga belum selesai. Lebih baik setelah lebaran saja, agar tidak sibuk," katanya.

Terpisah, Kepala Dinas Sosial Rudi Malah berjanji segera menyerahkan RTLH tersebut kepada 40 penerima. Walaupun belum ada jendela.  "Pembangunannya memang hanya sampai disitu. Kami sudah tidak menganggarkan lagi pembangunan lanjutan," tekannya.

Malah pun mengakui, jika proyek tersebut sudah diperiksa oleh BPK RI Pewakilan Sulut, dan ditemukan adanya kerugian negara sebesar Rp 64 juta, tapi sudah dikembalikan ke kas negara. "Itu memang ada temuan. Tapi sudah dikembalikan ke kas negara. Jadi dalam waktu dekat kunci untuk RTLH tersebut akan diserahkan pada para penerima," tandasnya. (tr-01/ite)

Kirim Komentar