22 Mei 2019 14:44

Warga Perbatasan Sangihe Jadi Mata dan Telinga Aparat

MyPassion
Sudung F Napitu

MANADOPOSTONLINE.COM—Pihak keamanan mengantisipasi kemungkinan adanya kelompok radikalis dan teroris memanfaatkan jalur pulau perbatasan. Untuk melakukan aksi mereka di Indonesia. Masyarakat di Kecamatan Kepulauan Marore diharapkan menjadi mata dan telinga aparat TNI dan Polri.

Hal tersebut diungkapkan Kapolres Kepulauan Sangihe AKBP Sudung F Napitu, di kegiatan me’daseng di Kampung Pulau Matutuang Kecamatan Kepulauan Marore, Sabtu (18/5) pekan lalu.

Kapolres menyatakan, meskipun telah ditempatkan petugas keamanan dari TNI dan Polri, namun peran masyarakat dalam membantu tugas aparat keamanan dibutuhkan.

“Saya mengajak warga kepulauan menjadi mata dan telinga aparat kepolisian maupun TNI. Artinya, jika warga mendengar, melihat, dan mendapati seseorang yang tiba-tiba berada di wilayah ini dengan gelagat mencurigakan, segera melapor pada petugas terdekat,” ujar kapolres.

Lanjutnya, meskipun mendeteksi situasi keamanan di sebuah wilayah adalah tugas aparat TNI dan Polri, informasi maupun laporan masyarakat sangatlah penting. Dalam kesempatan itu, kapolres mengimbau seluruh warga di wilayah perbatasan, tidak gampang terprovokasi.(wan/gel)

Kirim Komentar