22 Mei 2019 13:47

16 Ribu Warga Boltim Tercover BPJS Kesehatan

MyPassion
Ilustrasi.(Istimewa)

MANADOPOSTONLINE.COM—Tahun ini Pemkab Boltim kucurkan anggaran sebesar Rp 7,2 miliar untuk pembiayaan asuransi kesehatan 16.721 masyarakat Boltim. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Boltim Eko Marsidi.

Menurut dia, sampai Mei ini jumlah masyarakat yang sudah ditanggung kurang lebih  3.000 jiwa. Namun, eks Kabag Humas itu tidak bisa memastikan berapa premi yang dibayarkan pihak rumah sakit ataupun untuk obat para pasien. Karena hal tersebut adalah tanggung jawab BPJS Kesehatan. "Soal pembayaran dana pelayanan itu ada di BPJS Kesehatan," katanya.

Dia mengungkapkan, setiap tahun jumlah masyarakat Boltim yang ditanggung BPJS Kesehatan terus bertambah. Hal ini merupakan komitmen pemerintah untuk memberikan pelayanan kesehatan yang baik untuk masyarakat Boltim.

Dia pun menekankan, data untuk penerima BPJS sudah dilimpahkan ke Dinas Sosial. "Data penerima sudah ada di Dinsos, tapi dananya ada di Dinkes. Yang pasti setiap tahun anggaran yang disiapkan terus bertambah disesuaikan dengan jumlah penerima," katanya.

Terpisah, Kepala Dinsos Rudy Malah membeber, sejauh ini pihaknya terus mendata para penerima BPJS. "Kami meminta data dari masing-masing desa siapa saja yang berhak menerima. Sampai saat ini pendataan terus dilakukan," jelasnya.

Sebelumnya, Bupati Boltim Sehan Landjar mengatakan, perlindungan BPJS adalah hal yang penting untuk setiap masyarakat. Hal ini untuk mengurangi beban rakyat miskin. "BPJS itu penting. Agar semua masyarakat Boltim bisa mendapatkan pelayanan kesehatan. Karena kesehatan juga merupakan penilaian IPM," paparnya.

Dia pun berharap, dengan anggaran yang dikucurkan pemerintah semua warga miskin Boltim bisa tercover dengan baik dan mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik dan sama dengan orang lain. (tr-01/ite)

Kirim Komentar