21 Mei 2019 20:01

Tomas Mitra Minta Warga Tidak Ikutan ‘People Power’

MyPassion
Semuel Montolalu

MANADOPOSTONLINE.COM – Tokoh masyarakat (Tomas) di Minahasa Tenggara (Mitra) meminta warga untuk menjaga solidaritas dan Kamtibmas, serta tidak ikutan Aksi 22 Mei ‘People Power’.

Semuel Montolalu, salah satu tokoh masyarakat mengatakan, persatuan di antara warga merupakan hal paling penting bagi pengamalan nilai kebangsaan. Warga diminta menerima dan menghormati hasil Pemilu 17 April, yang kini dalam tahap penghitungan finalnya. “Jelang Penetapan KPU RI, diimbau seluruh masyarakat Indonesia termasuk di Mitra, untuk sama-sama menjaga keamanan. Jangan terpancing dengan berita-berita yang tidak benar, kita harus ingat bahwa persatuan dan kesatuan bangsa sangat penting bagi bangsa Indonesia yang majemuk,” ungkap Sekretaris DPC PDIP Mitra itu.

Lanjutnya, bangsa Indonesia merupakan bangsa yang beragam namun bertoleransi tinggi, dengan semboyan negara: Bhineka Tunggal Ika. Selain juga pengalaman dijajah bangsa lain selama 350 tahun, menjadi nilai kekayaan kekokohan semangat kebangsaan. “Kita harus mempercayai apa yang sudah dikerjakan oleh KPU, yang merupakan lembaga yang telah dipercayakan melaksanakan Pemilihan Umum dengan baik dan independen," tutur Montolalu.

Dia mengimbau kepada para tokoh politik, agama dan masyarakat agar dapat memberikan panutan yang positif bagi masyarakat. Yakni dengan saling menghormati dan menjaga tali persaudaraan. “Sebab ini untuk anak cucu kita, generasi yang akan datang,” tukasnya.

Sementara tokoh lainnya, Viddy Ngantung mengatakan kabar Aksi Demo 22 Mei di Jakarta, tidak perlu dibesar-besarkan di Mitra. Kebebasan mengutarakan pendapat,menurutnya, perlu dibarengi dengan mawas diri, sehingga tidak disusupi kepentingan pemecah belah bangsa. “Kita negara berdemokasi. Hal berdemo wajar dilakukan. Namun aksi massa sebesar ini perlu mendapatkan perhatian penting, sebab bisa dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang bermaksud memecah belah NKRI,” tandas Ketua Gerakan Membangun Mitra itu. (ctr-04)

Kirim Komentar