21 Mei 2019 17:13

Telan 19,4 Miliar, 113 Ruas Jalan di Minahasa Direvitalisasi

MyPassion
Nofry Lontaan

MANADOPOSTONLINE.COM—Jalan raya, jadi sarana utama dan vital bagi daerah. Tumbuh kembangnya perekonomian dan usaha masyarakat, dicapai dengan tersedianya sarana jalan yang mumpuni. Olehnya,  Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Minahasa berencana, untuk merevitalisasi sebanyak 113 ruas jalan di Tanah Toar Lumimuut. Pos Dana Alokasi Khusus (DAK) sebanyak Rp19,4 Miliar, siap menopang rencana ini nantinya.

 

“113 ruas jalan yang kita usulkan. Untuk diakomodir nantinya dalam pos DAK. Tapi, baru 7 ruas jalan yang disetujui, sementara sisanya masih menunggu. Sementara untuk jalan yang jadi kewenangan provinsi, sudah kami usulkan juga. Tinggal menunggu jawaban,” ungkap Kepala Dinas PUPR Minahasa Nofry Lontaan ST, Senin (20/5) kemarin.

Dari sisi alokasi anggaran, yang tertata untuk pembangunan infrastruktur di Minahasa. Menelan total anggaran sebanyak Rp 51,6 Miliar, dan tersebar di seluruh Kabupaten Minahasa.

Dirinya merinci sumber dana berasal dari Dana Insentif Daerah (DID) sebesar Rp 9,2 Miliar, Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk infrastruktur sebesar Rp 19,4 M. Selanjutnya, DAK irigasi sebesar Rp 7 Miliar, DAK air minum sebesar Rp 2,5 M DAK air minum reguler Rp 1,5 M.

“Selain itu, ada juga sanitasi reguler Rp 650 juta, sanitasi penugasan Rp 2,6 M  juta serta Dana Alokasi Umum (DAU) Rp 12,3 M. Jadi totalnya mencapai Rp 51,6,” terang Lontaan yang didampingi Kepala Bidang Bina Marga Rivai Mamonto ST.

Disinggung soal kapan akan realisasi untuk pekerjaan pembangunan tersebut, Lontaan menyebut bahwa pihaknya saat ini sementara menginput data ke sistem untuk proses lelang melalui Layanan Pengadaan Secara Elektonik (LPSE), akan tayang dalam waktu dekat ini.

“Sementara di input di sistem dan dalam waktu dekat sudah akan diumumkan untuk tender,” sebutnya.

Di sisi lain Ketua Komisi III DPRD Minahasa Rommy Leke berharap, anggaran pembangunan dapat digunakan tepat sasaran dengan melihat titik mana yang paling perlu diperbaiki atau dibangun.

"Pastinya pembangunan infrastruktur harus merata di seluruh wilayah Minahasa dengan melihat lokasi atau jalan mana yang paling membutuhkan dan wajib diperbaiki," sebut Leke.

"Pemerintah saat ini berkeinginan melakukan pembangunan infrastruktur merata di semua wilayah. Jadi, kami harap Dinas PUPR Minahasa tepat sasaran dalam melakukan pekerjaan proyek infrastruktur dan dapat dirasakan oleh masyarakat," tandasnya.(tr-03/jul)

Kirim Komentar