21 Mei 2019 01:14

Sendy Rumajar Didorong Maju Pilwako Tomohon

MyPassion
Sendy Rumajar. (Fusia Pictures)

TOMOHON—Kota Tomohon butuh figur segar jelang pemilihan wali kota (Pilwako) 2020. Sebab, rakyat menginginkan sosok pemimpin enerjik yang kreatif dan inovatif. Sebut saja Sendy Gladys Adolfina Rumajar (Segar) SE MIKom. Putri Wali Kota Tomohon Jefferson Soleiman Montesqiue Rumajar (JSMR) periode 2005-2010 ini, didorong maju bertarung di Pilwako.

Tokoh Masyarakat Tomohon Utara Fancy Ransun memandang kapasitas dan elektabilitas Sendy dinilai bisa menjadi poros kekuatan baru. “Kader muda, berbakat, loyal, juga menjadi pelanjut tongkat estafet yang bisa merangkul para pendukung militan sang ayah (JSMR, red) untuk berbakti demi Kota Tomohon. Apalagi dia (Sendy, red) merupakan anak tertua yang juga sudah mengerti bagaimana perjuangan membangun Kota Tomohon sejak awal mula dimekarkan,” terang Ransun

Dirinya melihat hasil Pileg 2019, sang adik Ashley Andrew Randy Rumajar (AARR), telah memberi bukti bagaimana Rumajar effect yang masih dicintai masyarakat Kota Tomohon. Ashley sendiri langsung mencuri perhatian dunia politik Sulut. Saat pleno KPU Tomohon untuk DPRD Sulut, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) pusat ini, meraup suara signifikan 8.394. Top skor suara caleg untuk DPRD Sulut di Kota Pendidikan. Mengalahkan perolehan suara sejumlah politisi senior seangkatan JSMR.

Sebut saja, Ketua Gerindra Sulut Wenny Lumentut yang hanya memperoleh 7.992 suara, Wakil Ketua PDI-P Sulut Bidang Komunikasi Politik Vonny Paat 4.806 suara, Wakil Ketua PG Sulut Bidang Pemberdayaan Perempuan Inggried Sondakh 2.167 suara, Sekretaris Partai Demokrat Sulut Marthen Manoppo 2.159 suara, hingga Ketua NasDem Kota Tomohon Andy Sengkey hanya 960 suara. “Bisa dilihat, Ashley yang di luar dugaan berhasil merajai perolehan suara khusus Tomohon. Dan itu diperoleh tanpa politik uang. Disini, bisa kita lihat sejauh mana kecintaan masyarakat Tomohon akan sosok ayah mereka (JSMR, red),” sambung Jessi Lamusu, warga Talete.

Wakil Sekretaris AMPG Sulut Frity Turang juga menegaskan kaum milenial menaruh harapan besar untuk Segar bagi Kota Tomohon, yang semakin maju dan melanjutkan karya JSMR sebagai sosok bapak pembangunan Kota Tomohon. Apalagi, Segar merupakan putri Tomohon asli, kelahiran Kota Tomohon 30 Agustus 1991 ini, dengan latarbelakang pendidikan yang ditempuh sejak dari SD GMIM IV Tomohon, SMP Negeri 1 Tomohon, SMA Lokon St Nicolaus.

Selain itu, menempuh S1 di Fakultas Ekonomi Universitas Pelita Harapan (UPH), hingga menuntaskan studi S2 di Pascasarjana UPH. “Tomohon butuh figur muda, cerdas yang sudah teruji di dunia organisasi dan berpendidikan yang mampu membawa Tomohon sebagai kota reilijius, kota pendidikan dan dipimpin sosok yang takut akan Tuhan, punya kharisma sebagai pemimpin untuk menyegarkan Tomohon,” sambungnya.

Terkait karakter kepemimpinan dan kedisiplinan, Segar teruji masuk jajaran Paskibraka Tingkat Nasional 2018 dan juga Bendahara KNPI Kota Tomohon 2012–2015. Pun soal politik, Bendahara AMPG Sulut dan Wakil Bendahara PG Sulut periode 2017-2022 ini, sukses merangkul kaum milenial saat memenangkan duet Jefferson Soleiman Montesqiue Rumajar (JSMR) dan Jimmy Feidie Eman (JFE) periode 2010-2015.

Bahkan, Ketua Tim Teenager JSMR-JFE pada Pilwako 2010 ini, sukses menjadi Ketua Tim Pemenangan Gerakan Muda Jokowi Widodo dan Jusuf Kalla (Jokowi-JK) Kota Tomohon, pada Pilpres 2014 yang berhasil memenangkan Jokowi–JK. “Saya yakin, Sendy mampu mewujudnyatakan impian masyarakat Tomohon. Beliau sudah miliki bekal dari sang ayah yang memiliki kharisma politik luar biasa,” paparnya.

Terkait hal ini, Pengamat Politik Sulut Dr Goinpeace Tumbel menilai politik kekerabatan memang penting dalam momentum seperti ini. Karena persoalannya, setiap kontestasi berupaya menghadirkan figur yang dinilai memiliki basis dukungan. “Di zaman sekarang ini, politik kita tidak lepas dari faktor tersebut. Setiap kader yang memiliki potensi tersebut, bisa dipastikan menjadi salah satu alasan partai politik menggaet kader-kader seperti ini,” kunci Tumbel, yang juga akademisi Unima ini.(*)

Kirim Komentar