21 Mei 2019 15:51

Bupati Boltim: Diklat ASB dan SSH Harus Diaplikasikan

MyPassion
Bupati Boltim Sehan Landjar, (ke empat dari kiri), Sekkab Muhammad Assagaf (ke tiga dari kiri), Assisten Tiga Jainudin Mokoginta (ke dua dari kiri) menghadiri Diklat ASB dan SSH di Manado, kemarin.(Dok Humas)

MANADOPOSTONLINE.COM—Bupati Boltim Sehan Landjar menegaskan kepada seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) khususnya 77 pegawai yang mengikuti Diklat penyusunan Analisis Standar Belanja (ASB) dan Standar Satuan Harga (SSH), untuk bisa mengaplikasikan ilmu yang didapatkan dalam proses penyusunan ataupun pengawasan anggaran. "ASB dan SSH adalah kegiatan yang sangat baik. Sehingga wajib diikuti dan diaplikasikan," kata Landjar, usai kegiatan di Hotel Sintesa Peninsula Manado, kemarin.

Bupati dua periode itu pun menjelaskan, fungsi dari ASB. Yakni, sebagai standar atau pedoman yang digunakan untuk menganalisis kewajaran beban kerja atau biaya setiap program yang akan dilaksanakan oleh SKPD dalam satu tahun anggaran. Lanjutnya, penilaian kewajaran pembebanan belanja dalam ASB mencakup dua hal, yaitu kewajaran beban kerja dan kewajaran biaya. "Sedangkan SSH adalah penetapan harga barang sesuai jenis, spesifikasi dan kualitas dalam satu periode tertentu," jelasnya.

Landjar pun menekankan, pelaksanaan penyusunan ASB dan SSH merupakan upaya pemkab untuk meningkatkan daya abdal sistem pengendalian intern dan mendorong terciptanya iklim kendali untuk efisiensi, efektivitas dan produktivitas dari penggunaan sumber daya yang ada. Menurutnya, banyak manfaat yang diperoleh dari analisis penyusunan standar yang handal antara lain, penetapan plafon anggaran pada saat PPAS, dapat menentukan kewajaran biaya untuk melaksanakan kegiatan, serta meminimalisir terjadinya pengeluaran," katanya.

Ketua DPW PAN Sulut itu pun berharap, seluruh peserta yang mengikuti kegiatan tersebut serius dalam menerima materi. Sehingga ilmu yang didapat dapat diaplikasikan di lingkungan kerja masing-masing. "Saya berharap kalian serius dan fokus dalam mengikuti diklat ini. Agar bisa membawa manfaat bagi kita semua," kuncinya.

Diketahui acara tersebut diikuti oleh 77 orang peserta yang merupakan perwakilan dari pengelola keuangan di masing-masing SJPD yang ada di Boltim. Turut hadir 

Sekkab Boltim Muhammad Assagaf, Kepala Perwakilan BPKP Sulut Sofyan, serta Asisten Bidang Administrasi Umum Boltim.(tr-01/ite)

Kirim Komentar