20 Mei 2019 15:57

Warga Saling Serang, Satu Korban Kritis Dihantam Dodutu Rica

MyPassion
Dua kelompok warga yang bertikai diamankan kepolisian.

MANADOPOSTONLINE.COM — Kembali kasus kriminal antar kelompok terjadi di Kota Religius Tomohon. Kali ini di wilayah Tomohon Selatan tepatnya kelurahan Pangolombian pada Minggu(19/5) malam sekira pukul 19.00. Dua kelompok pemuda antara Amian dan Timu saling serang dan berujung memakan korban luka parah.

Salah satu pemuda yang menjadi korban dari kelompok Amian menuturkan pertikaian berawal dari penyerangan kelompok pemuda asal kompleks Timu kelurahan Pangolombian yang sudah dilengkapi sajam, hendak melakukan pencarian terhadap salah satu warga yang tinggal di wilayah Amian.

Saat tiba di TKP, kedatangan kelompok ini disambut kelompok pemuda Amian. Menurut salah satu korban, TW(22) dirinya bersama teman-teman melihat mereka sudah membawa Samurai. “Saat berada di situ, tiba-tiba salah satu dari mereka langsung melayangkan sajamnya jenis samurai ke arah saya. Berusaha menepis dengan lengan kanan hingga luka di pergelangan tangan kanan,” jelas TW.

Sedangkan di kubu lawan salah satu korban RL(21) mengalami luka serius karena dihajar kubu Amian dengan peralatan seadanya berupa balak dan dodutu rica.

Tim URC Totosik yang menerima laporan langsung bergerak ke TKP dipimpin Bripka Yanny Watung. “Menurut informasi di lapangan, berawal penyerangan dari kelompok Timu, kemudian dijawab dengan serangan balik dari kubu Amian, salah satu pemuda asal Timu tertinggal dan menjadi korban luka parah sehingga harus ditangani serius di RS,” jelas Watung.

Tidak hanya itu dua rumah warga juga menjadi sasaran penyerangan pemuda asal Timu. “Diantara para pelaku ini juga terdapat rumah mereka yang menjadi korban pengrusakan,” lanjutnya.

Kasat Reskrim Polres Tomohon Ikhwan Syukri saat diwawancarai di ruang kerjanya menuturkan saat ini para pelaku dari kedua kubu beserta barang bukti jenis samurai dan balok telah dimankan ke Mapolres Tomohon.

“Para pelaku yang diamanakan kita akan periksa dulu, sesegera mungkin kita lakukan penyidikan lebih lanjut apakah masih ada pelaku lain yang belum tertangkap,” jelas Syukri

Tujuh warga Amian yakni RM(21),AS(25),YS(18),TT(20),FP(21), YS(16) dan korban TW(21) telah diamankan Polisi. Begitu juga dengan komplotan Pemuda Timu yakni JP(22),PN(19),NM(20) juga telah diamankan polisi.(wam)

Kirim Komentar