20 Mei 2019 12:11

Warga Kotamobagu Komplein Tarif PBB, Pemkot Berikan Ruang Peninjauan Kembali

MyPassion
Ilmar Z Rusman

MANADOPOSTONLINE.COM—Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu menanggapi serius berbagai komplein yang datang dari warga, terkait dengan penetapan tarif Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) 2019.

Menurut Kepala Bidang Pendataan, Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD)  Ilmar Z Rusman, penetapan tarif PBB yang baru mengikuti kenaikan NJOP yang telah dilakukan Pemkot Kotamobagu.

"Selama ini NJOP tidak pernah naik atau ada perubahan. Kita hanya menerima NJOP dari Kantor Pelayanan Pajak. Setelah adanya kenaikan NJOP tentunya berdampak pada tarif PBB. Tarif PBB kita harus mengikuti dengan perkembang Kotamobagu saat ini, bahkan dari NJOP yang ditetapkan saat ini, jika diikutkan dengan harga pasar masih jauh," jelasnya.

Namun Ilmar menerangkan, pihaknya membuka ruang revisi atau peninjauan kembali atas penetapan tarif PBB. "Jadi kalau ada warga yang ingin mendapatkan penjelasan atau ingin dihitung kembali kita siap. Waktu peninjauan itu sampai 1 Juni mendatang. Tetapi peninjauan ini bukan merubah nilai, kita hanya memastikan apakah sudah benar tarif pajak dengan kondisi di lapangan," katanya.

Terpisah, Lurah Pobundayan Apri Paputungan mengaku, terjadi komplein atas tarif pajak yang baru. "Memang ada banyak yang komplein. Kita siap mendata siapa-siapa yan komplein dan setelah itu akan kita sampaikan ke BPKD," ujarnya.

Apri mengungkapkan, jika disesuaikan dengan kondisi di lapangan, ada perbedaan. "Memang kalau disesuaikan dengan kondisi di lapangan, ada yang rumah besar tahun lalu tarif pajaknya Rp 200 ribu, setelah tahun ini turun Rp 100 ribu. Ini yang menjadi komplein warga," tukasnya.(tr-06/ite)

Kirim Komentar