20 Mei 2019 21:19

Tomohon Koleksi Delapan Kasus Kekerasan Seksual

MyPassion
Illustrasi. (JawaPos.com)

TOMOHON — Di tengah gaung Tomohon sebagai kota layak anak disuarakan, ternyata kriminalitas anak masih sering terjadi di kota ini. Teranyar kasus cabul yang menimpa seorang boch 10 tahun sebut saja Chrysant(samaran,red) yang menjadi korban bejatnya paman tiri akhir pekan lalu di kelurahan Paslaten. 

Kasus cabul oleh pelaku NL (48) yang terkuak pasca korban melaporkan ke keluarga ini masuk ke meja Polres Tomohon. 

Rekapitulasi kasus selama lima bulan belakangan (Januari-Mei) dari Unit Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) berjumlah delapan kasus kekerasan seksual, dan enam kasus kekerasan fisik baik anak sebagai korban maupun pelaku. Kasat Reskrim AKP Ikhwan Syukri menuturkan meman kasus cabul ini Surat Perintah Dalam Penyidikan(SPDP) telah dikirim. “Pelaku telah diamankan dan korban dalam penanganan pemulihan oleh keluarga. Apakah terlapor ini bisa dikategorikn fedofilia karena residivis kasus yang sama pada 2000 silam, masih akan dilihat dalam proses penyidikan,” tegas Syukri. Terkait penanganan terhadap psikis korban, polisi masih menanti tahapn sepamjutnya. “Sudah ada pemeriksaan visum. Kita lihat apakah dibutuhkan penanganan psikiater atau bagamana nantinya untuk pemulihan,” lanjut Kasat.

Sementara itu, Wakapolres Kompol Joyce Wowor mengatakan Polres sendiri selalu memberikan pendampingan hukum baik korban maupun pelaku anak. “Juga bagi korban yang ditangani unit PPA pastinya ada pendampingan juga dalam tahapan pemulihan psikis korban,” terang Wowor.

Terlapor berpotensi diancam pasal 82 KUHP ancaman maksimal 18 tajun penjara.(wam)

Kirim Komentar