20 Mei 2019 14:04

Jaga Stabilitas Harga, Pemprov Sulut-BI Pasok Cabai Dari Surabaya

MyPassion
Olly Dondokambey

MANADOPOSTONLINE.COM - Menjelang hari raya Idul Fitri, beberapa komoditas bahan pokok di Sulut menunjukkan harga yang menjulang tinggi.

 

Sebagai antisipasi untuk tetap menjaga stabilitas harga serta stok, Pemerintah provinsi Sulut memasok cabai dari Surabaya dengan harga Rp15.000 per kilogram, sehingga harga cabai kini turun Rp60.000 per kilogram.

Namun, harga tersebut belum bisa mencapai harga normal sehingga, rencana memasok langsung dengan melibatkan TNI Angkatan Udara pun dilakukan.

"Jadi, nanti kita akan melibatkan TNI untuk memasok cabai dari Surabaya dengan menggunakan pesawat Hercules. Harapannya supaya inflasi terkendali," sebut Gubernur Olly Dondokambey kepada sejumlah wartawan di giat forum High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Sulut, Senin (20/5)

Dirinya mengatakan, intervensi yang dilakukan tidak sampai merugikan pihak mana pun. Baik petani maupun pedagang. Dengan demikian ketika harga sudah stabil maka pasokan dihentikan.

"Ini dilakukan agat harganya bisa stabil. Artinya jangan sampai lebih dari Rp50 ribu per kilogram. Makanya pasokan dilakukan hanya sebesar 20 ton per hari," katanya.
Dikatakan OD, sejak dibentuknya Tim Pengendalian  Inflasi Daerah (TPID) di Provinsi Sulut dari tahun ke tahun, inflasi menunjukkan perkembangan sangat baik.

"Karena dapat menjaga inflasi, kita mendapatkan satu penghargaan inflasi terbaik se-Sulawesi dari pusat. Inilah yang harus dijaga. Sebab, untuk apa pertumbuhan ekonomi kita tinggi, jika inflasi juga tinggi. Maka hal itu tidak ada nilainya," tambahnya.

Ke depan dirinya berharap dapat mencapai pertumbuhan ekonomi antara 6,3% sampai 6,7% dengan perimbangan 2,7 plus minus satu.(gab)

Kirim Komentar