20 Mei 2019 14:15

Dondokambey Pimpin Upacara Kebangkitan Nasional di Minahasa

MyPassion
Wakil Bupati Minahasa Robby Dondokambey menjadi inspektur upacara hari Kebangkitan Nasional di Kabupaten Minahasa, Senin (20/5).

MANADOPOSTONLINE.COM--Upacara bendera peringatan ke-111 tahun hari Kebangkitan Nasional di Kabupaten Minahasa digelar di halaman Kantor Bupati Minahasa, Senin (20/5).

Dalam sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika RI  yang di bacakan Wakil Bupati Minahasa Robby Dondokambey SSi mengatakan, peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang ke-111 kali ini sangat relevan jika dimaknai dengan teks Sumpah Palapa.

"Kita berada dalam situasi pasca demokrasi yang menguras energi dan emosi sebagian besar masyarakat. Kita mengaspirasikan pilihan yang berbeda-beda dalam pemilu, namun semua pilihan pasti kita niatkan untuk kebaikan bangsa oleh sebab itu tak ada maslahatnya jika dipertajam dan justru mengoyak persatuan sosial masyarakat," ujarnya.

Sampai sekarang ini tahap-tahap pemilihan presiden dan wakil presiden serta anggota legislatif berlangsung dengan lancar.

"Kelancaran ini juga berkat pengorbanan banyak saudara-saudara kita yang menjadi anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara, bahkan berupa pengorbanan nyawa, sungguh mulia perjuangan mereka untuk menjaga kelancaran dan kejujuran proses pemilu ini," ungkapnya.

"Sambil mengirim doa bagi ketenangan jiwa para pahlawan demokrasi tersebut, alangkah eloknya jika kita wujudkan ucapan terima kasih atas pengorbanan mereka dengan bersama-sama menunggu secara tertib ketetapan penghitungan suara resmi yang akan diumumkan oleh lembaga yang ditunjuk oleh undang-undang, dalam waktu yang tidak lama lagi," katanya.

Telah lebih satu abad kita menorehkan catatan penghormatan dan penghargaan atas kemajemukan bangsa yang ditandai dengan berdirinya organisasi Boedi Oetomo. Dalam kondisi kemajemukan bahasa, suku, agama, kebudayaan yang merupakan salah satu yang paling ekstrem di dunia, kita membuktikan mampu menjaga persatuan sampai detik ini.

Oleh sebab itu, tak diragukan lagi bahwa kita pasti akan mampu segera kembali bersatu dari kerenggangan perbedaan pendapat, dari keterbelahan sosial, dengan memikirkan kepentingan yang lebih luas bagi anak cucu bangsa ini, yaitu persatuan Indonesia.

Apalagi peringatan Hari Kebangkitan Nasional kali ini juga dilangsungkan dalam suasana bulan Ramadan. " Bagi umat muslim, bulan suci ini menuntun kita untuk mengejar pahala dengan meninggalkan perbuatan-perbuatan yang dibenci Allah SWT seperti permusuhan dan kebencian, apalagi penyebaran kebohongan dan fitnah. Hingga pada akhirnya, pada ujung bulan Ramadan nanti, kita bisa seperti Mahapatih Gadjah Mada, mengakhiri puasa dengan hati dan lingkungan yang bersih berkat hubungan yang kembali fitri dengan saudara-saudara di sekitar kita," imbuhnya.
 
Melihat dari semua harapan masyarakat, sangat relevan apabila peringatan Hari Kebangkitan Nasional, disematkan tema Bangkit Untuk Bersatu, Kebangkitan untuk Persatuan." Bangsa ini adalah bangsa yang besar, yang telah mampu terus menghidupi semangat persatuannya selama berabad-abad, kuncinya ada dalam gotong-royong," tuturnya. 

" Saya ucapkan selamat memperingati Hari Kebangkitan Nasional yang ke-111, seraya mengajak agar kita semua sebagai sesama anak bangsa secara sadar memaknai peringatan kali ini dengan memperbarui semangat gotong-royong dan kolaborasi, sebagai warisan kearifan lokal yang akan membawa kita menuju kejayaan di pentas global," tandasnya.

Kemudian acara di lanjutkan dengan Ziarah di Makam pahlawan Dr. Sam Ratulangi Tondano.

Upacara dihadiri Wakil Bupati Minahasa Robby Dondokambey, SSi selaku Inspektur Upacara, Wakil ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa Martina Dondokambey-Lengkong, Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Jeffry R. Korengkeng, SH, MSi, Ketua DPRD Kabupaten Minahasa James Rawung, SH, Dandim 1302 Minahasa Letkol inf. Slamet Raharjo, S.Sos, M.Si, Jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa, Para Veteran, Unsur Kepemudaan dan seluruh ASN. (rei)

Kirim Komentar