20 Mei 2019 09:38

Diduga Akibat Pertanyaan Kapan Anak Nikah, Pria Mitra Dibunuh Sahabat

MyPassion
Ilustrasi

MANADOPOSTONLINE.COM—Penganiayaan dengan senjata tajam (sajam) yang berujung maut kembali terjadi di Kabupaten Mitra. Korban Ari Kongingi (47), warga Wawali merenggang nyawa usai ditebas tersangka berinisial AM (52), warga yang sama sekaligus kerabat korban.

 

Informasi dirangkum harian ini, AM tega menghabisi Ari diduga karena saling ketersinggungan. Kapolsek Ratahan Kompol Ronny Tumalun menjelaskan, kejadian terjadi Sabtu (18/5) sekira pukul 22.00 WITA. Kata Kapolsek saat itu AM pergi ke rumah korban dengan maksud untuk membeli minuman keras jenis captikus.

“Namun saat keduanya berbincang, Ari sempat menanyakan kalau kapan pernikahan anak tersangka. Lantas tersangka pun merasa tersinggung dengan langsung menjawab jangan ikut campur urusan keluarganya,” jelas kapolsek.

Usai membeli miras, tersangka langsung pulang ke rumah. Tapi ketika dalam perjalanan, rupanya korban mengikuti tersangka lalu terlibat pertikaian, buntut dari pertanyaan tadi. “Nah dari situ tersangka langsung menuju ke dalam rumah. Kemudian mengambil parang,” jelas Tumalun.

Selanjutnya, tersangka langsung kembali menemui dan memotong korban dengan parang sebanyak satu kali, yang mengenai kepala kiri korban. Saat itu pun korban langsung terjatuh, sementara tersangka melarikan diri. “Memang korban sempat dilarikan ke RS Noongan. Tapi sayangnya nyawa korban sudah tak tertolong," ungkap Tumalun.

Menurut Tumalun, tersangka langsung ditangkap dan sudah diamankan di Mapolsek Ratahan. “Pelaku dikenakan pasal penganiayaan berat yang mengakibatkan kematian yaitu 351 ayat tiga. Serta dengan pasal 338 KUHP,” tegasnya.

Sementara dari keterangan saksi Rudy Wahongan, yang merupakan Kepala Lingkungan II, Kelurahan Wawali, dirinya sempat merelai korban dan tersangka. Namun saat itu, tersangka langsung lari ke rumah dan mengambil parang. Saat keduanya adu mulut saya sempat lerai. Tapi tersangka pulang dan ambil parang. Namun saat dia kembali langsung memotong korban,” tandasnya.(cw-01/gnr)

Kirim Komentar