19 Mei 2019 22:50

FHC Kemenkes-Pemprov di Talaud, 1.290 Pasien Diperiksa

MyPassion
Sejumlah warga Talaud saat memeriksakan kesehatan di lokasi Flying Health Care, di Pulau Karatung, Kecamatan Nanusa, Kabupaten Kepulauan Talaud. (Dok Dinkes Sulut)

TALAUD—Selama lima hari, Kementerian Kesehatan bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sulut melalui Dinas Kesehatan Daerah, menggelar Flying Health Care (FHC) atau Pelayanan Kesehatan Bergerak di Kabupaten Kepulauan Talaud.

Masyarakat bumi Porodisa pun menyambut antusias kegiatan yang dipusatkan di Pulau Karatung, Kecamatan Nanusa ini. Tim yang bertugas sejak Senin-Jumat (13-17/5), total memeriksa sebanyak 1.290 pasien.

Tak hanya dari Pulau Karatung, warga dari kepulauan terluar seperti Pulau Marampit dan Pulau Kakorotan, memadati lokasi pelayanan kesehatan gratis walau harus menempuh perjalanan laut. Warga mengaku bahagia karena bisa menjalani pemeriksaan kesehatan dan tindakan operasi oleh para dokter ahli secara cuma-cuma. Mereka berharap, pelayanan kesehatan bergerak seperti ini dapat digelar secara rutin di Talaud.

Salah satu warga pasca dioperasi mengaku bahagia bisa menjalani tindakan di Karatung. Dia mengutarakan, sebelumnya sudah berencana mau operasi di Manado.

“Tentu kalau tidak ada layanan ini, saya pasti harus menyediakan uang banyak. Baik itu transportasi ke Melonguane dan lanjut menuju Manado, maupun biaya tinggal menunggu jadwal operasi,” sebut orang tua ini.

Air mata bahagia pun tak dapat dibendungnya bersama warga kepulauan lain. “Terima kasih dan titip salam kepada pak Gubernur Olly Dondokambey dan pak Wakil Gubernur Steven Kandouw (ODSK), karena sudah memperjuangkan ke pemerintah pusat sehingga program ini bisa terlaksana,” ucap warga.

Di sisi lain, beberapa tim medis merasa bangga menjadi bagian program Flying Health Care di Talaud. “Kapan lagi kalau bukan sekarang. Bagi saya, membantu masyarakat yang butuh pengobatan pasti ada upah besar di sorga,” ujar dr Gerry Wullur.

Sementara dr Billy mengaku takjub mampu melayani 1.290 pasien dalam jangka empat hari. Dan 42 pasien di antaranya dilakukan tindakan operasi. Adapula 70 perempuan yang ikut pemeriksaan IVA. “Diagnosa medis paling banyak didapati yaitu hipertensi, kolesterol, asam urat, dan diabetes,” tuturnya. Karena itu, tim FHC juga memberikan penyuluhan pencegahan penyakit, konsumsi gizi yang tepat, hingga pemanfaatan pengobatan tradisional.

Sementara itu, Plt Bupati Talaud Petrus Simon Tuange juga mengapresiasi dan berterimah kasih ke seluruh tim yang terlibat di kegiatan ini. “Kita tahu bersama dokter ahli dan kelengkapan medis di Talaud masih minim. Jadi kegiatan ini sangat membantu. Berharap ke depan ada lagi kegiatan serupa. Sekali lagi terima kasih,” tukasnya.(*)

Kirim Komentar