18 Mei 2019 09:14

Tenang! Jelang Idul Fitri, Pemerintah Jamin Pasokan Bahan Pokok

MyPassion
Ilustrasi

MENJAMIN ketersediaan bahan pokok jelang hari Idul Fitri nanti. Tak hanya jadi prioritas pemerintah, Bulog Divre Sulutgo juga bersiaga guna mengamankan permintaan yang diprediksi bakal meninggi jelang hari kemenangan.

 

Dikatakan Kadivre Bulog Sulutgo Sopran Kennedy pihaknya, hingga tutup tahun nanti memiliki pasokan beras sebanyak 25.500 Ton. “Jumlah ini jika melihat penyaluran rutin per bulan yakni, 2,3 ton per bulan. Artinya, beras kita surplus untuk hingga bulan Februari tahun 2020,” ungkap Kennedy.

Lanjut dia, pihaknya juga memiliki stok gula pasir sebanyak 1.500 ton, terigu 8.500 ton, minyak goreng 31.500 liter. Serta secara sporadis membeli bawang putih dan bawang merah untuk keperluan pasar murah di dua pasar, yang menjadi area penghitungan inflasi.

“Sejak dari tanggal 2 Mei lalu, kita juga bersama-sama dengan Tim Satgas Pangan, turun mengecek langsung ke Pasar Bersehati dan Pinasungkulan. Melihat komoditas apa yang perlu distimulus lagi. Jika perlu datangkan dari luar juga,” tukasnya.

Selain mengadakan Operasi Pasar bersama tim terpadu. Pihaknya juga menggandeng pengurus masjid di Sulut. Guna menjamin ketersediaan bahan pokok, selain itu diharapkan dengan diamankannya permintaan dari umat muslim. Permintaan sejumlah komoditas strategis di pasar tradisional, oleh masyarakat pada umumnya bisa kembali normal.

“Selain itu, dukungan dari kurang lebih 1.200 Rumah Pangan Kita (RPK), yang rincinya 700 di Sulut dan 500 sisanya ada di Gorontalo. Jadi wadah penyeimbang harga bapok, yang cenderung bergejolak jelang Idul Fitri,” ucapnya, sembari menambahkan, pihaknya memiliki stok daging kerbau.

“Dan jika memang diperlukan, tak tertutup kemungkinan adanya ‘impor’ cabai rawit dari luar Sulut. Guna menormalkan komoditas pendorong utama inflasi di Nyiur Melambai ini,” tandasnya.(jul)

Kirim Komentar