17 Mei 2019 16:35

Wabup Sitaro Hadiri Rakor Penanganan Konflik Sosial

MyPassion
Wakil Bupati Sitaro Drs. John Palandung saat menghadiri Rakornas Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial di Hotel Gran Paragon, Jakarta, Kamis (16/5) kemarin.(Dok Humas)

MANADOPOSTONLINE.COM—Wakil Bupati Sitaro Drs. John Palandung, M.Si menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) tentang Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial di Hotel Gran Paragon, Jakarta, Kamis (16/5) kemarin. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh, Menteri Koordinator Politik Hukum Keamanan Wiranto. Dalam arahannya, Wiranto mengungkapkan pelaksanaan Pilkada 2018 dan Pemilu 2019, berpotensi mendorong terjadinya konflik sosial. Olehnya, sinergitas antar pemerintah pusat, daerah dan instansi terkait sangatlah penting dalam penanganannya.

"Konflik itu antara lain bersumber dari permasalahan yang berkaitan dengan politik, ekonomi dan sosial budaya. Keterlibatan semua elemen pemerintah dan instansi dari pusat hingga daerah, jadi bagian terpenting dari suksesnya penanganan hal tersebut. Bersyukur kita sampai saat ini bisa melalui tahun politik, dengan aman dan damai," jelasnya

"Jangan sampai tahun politik ini membuat kita trauma. Jadi momentum pemecah belah persatuan. Di tataran publik juga, jangan dibangun opini seakan-akan Pemilu nantinya bisa terjadi konflik. Bahayanya pengaruh pada investasi. Makanya jangan sampai dalam Pilkada dan Pemilu kelangsungan konflik itu berkepanjangan. Untuk itu Rakornas ini  bertujuan untuk membangun image bahwa, Pilkada dan Pemilu pasti aman dan tim terpadu diminta untuk meningkatkan koordinasinya," terangnya lagi

Dirinya pun meminta masyarakat untuk mewaspadai sebaran kampanye hitam. Pun dengan ujaran kebencian, menyakiti orang, merendahkan martabat, menghina pihak lain. Kemudian dipoles dengan hoax lagi.

“Sudah ada yang ditangkap terkait ujaran kebencian. Jangan sampai terjadi lagi," kunci Wiranto.

 

Sementara itu, Wakil Bupati Sitaro, Drs John Palandung M.Si mengatakan bahwa seluruh pihak diharapkan mengedepankan semangat persatuan pasca Pemilu. "Sinergitas dan semangat persatuan sangat penting saat ini. Kita harus mewaspadai potensi konflik yang terjadi, berita-berita yang berbaru SARA dan kampanye hitam lewat medsos," ujar Palandung.

Ia pun berharap tugas Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial dapat menyusun rencana dan mengarahkan, mengendalikan dan mengawasi penanganan konflik di tiap daerah. "Dalam Rakornas ini dipaparkan juga mengenai peran TNI dan Polri dalam mendukung suksesnya pilkada 2018 dan Pemilu 2019. Baik dalam hal penegakan hukum, menjaga kamtibmas serta upaya mendeteksi dini guna menjaga stabilitas daerah," kuncinya.(drp/jul)

Kirim Komentar