17 Mei 2019 16:28
Sempat Dinyatakan Hilang

Diduga Maag Kambuh, Lansia Makalehi Tewas Terseret Arus

MyPassion
Korban Salmon Bogar (68) saat dievakuasi, Kamis (16/5) sore, sudah tak bernyawa lagi.(Don/Manado Post)

MANADOPOSTONLINE.COM— Malang benar nasib Salmon Bogar (68), pria paruh baya asal Kampung Makalehi Timur, Lindongan I, Kecamatan Siau Barat, Kabupaten Kepulauan Sitaro. Sekira Pukul 15.20 WITA, Kamis (16/5) kemarin. Ditemukan tak bernyawa, di sekitar perairan Pulau Mahangetang, di Kabupaten Sangihe, setelah sebelumnya dinyatakan hilang. Kapolsek Siau Barat Johanis Sasebohe ketika dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Dikatakan Sasebohe, berdasarkan laporan awal kejadian, korban bersama anaknya pada Rabu (15/5) lalu, sekira Pukul 17.00 WITA, turun melaut menggunakan dua perahu.

 

"Kemudian saat tengah mencari ikan, korban memberi tahu kepada anaknya. Bahwa dirinya sedang tidak enak badan. Anak korban pun langsung menyuruh ayahnya pulang, pasalnya sang ayah memiliki penyakit Maag akut. Namun sekira Pukul 22.30 WITA saat anak korban sampai di rumah, Salmon Bogar nyatanya belum juga pulang. Hal ini membuat pihak keluarga resah. Bersama aparat Desa Makalehi Timur dan personil Pos Polair Makalehi, langsung melakukan pencarian ke arah Pulau Para, tepatnya Perairan Pulau Mahangetang lokasi terakhir pencarian ikan. Disayangkan, korban telah dalam kondisi meninggal dunia. saat ini jenazah korban akan dipersiapkan kemudian diserahkan ke pihak keluarga," terang Sasebohe.

Sementara itu, salah satu saksi Thomson Tempone (55) bersama rekan lainnya mengatakan, sebelum dinyatakan hilang dirinya sempat melihat korban yang hanya berjarak 100 meter dari lokasi mereka, di sekitar Tanjung Lolabo, Kampung Makalehi Induk. " Kami juga heran, kenapa Opa  Salmon menyendiri. Sudah berusaha memanggil, namun tidak direspon," ujar dia.

Sayangnya, saat itu arus laut sedang kuat. Sehingga, lanjutnya, perahu warna kuning dengan ukuran empat meter milik korban terseret arus laut.

“Kami langsung kembali dan melapor ke kampung, sebab waktu kami turun, sudah dengar kabar bahwa masyarakat bersama pihak berwajib akan melakukan pencarian. Informasi selanjutnya kami teruskan ke pihak berwenang," kuncinya. (drp/jul)

Kirim Komentar