16 Mei 2019 09:38

Polda Ungkap Peredaran Mercury dan Sianida Ilegal

MyPassion
Beberapa barang bukti yang diamankan petugas dari tersangka berinisial TP. (Dok. Polda)

MANADOPOSTONLINE.COM—Polda Sulut melalui Tim Opsnal Ditresnarkoba, yang dipimpin AKBP Gustaf Lengkong, berhasil mengungkap kasus peredaran gelap bahan berbahaya jenis mercury dan sodium sianida, Kamis (9/5) malam.

Dalam penangkapan, tim mengamankan seorang tersangka berinisial TP (55), oknum warga Gorontalo, beserta barang bukti 15 drum. Masing-masing berisi 50 kg sodium sianida, dan 5 botol masing-masing berisi 1 kg mercury.

Awalnya, tim mendapat informasi bahwa tersangka sering menjual mercury, yang dilarang untuk diperdagangkan, serta menjual sodium sianida tanpa izin, dari Gorontalo ke wilayah Kota Kotamobagu.

Usai melakukan penyelidikan, tim Kamis malam 22.30 WITA menangkap tersangka beserta barang bukti di Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di dekat RSU Molibagu, Bolaang Mongondow Selatan. Tersangka dan barang bukti selanjutnya diamankan di Mapolda.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan, tersangka melanggar UU RI Nomor 7/2014 tentang Perdagangan, yakni pasal 106 dan pasal 110 tentang bahan berbahaya.

“Kasus ini terus dikembangkan, untuk mengungkap jaringan pemasok bahan berbahaya di wilayah Sulut,” pungkasnya.(gnr)

Kirim Komentar