16 Mei 2019 08:45

Gugatan Golkar, Perindo PAN, PSI, Beda Laporan

MyPassion

MANADOPOSTONLINE.COM—Empat partai politik dan satu calon anggota DPD yang menggugat hasil pemilu, terungkap. Keempat parpol tersebut berasal dari Minahasa Utara. Yaitu Golkar, Perindo, PAN dan PSI. Sementara calon anggota DPD yang menggugat yaitu Irvan Basri.

 

Ketua KPU Sulut Dr Ardiles Mewoh menyebutkan, jika ada gugatan pihaknya mempersilahkan. “KPU Sulut belum terima surat panggilan sidang,” singkat Mewoh saat dikonfirmasi.

Sebelumnya dibeberkan Ketua Bawaslu Sulut Herwyn Malonda, pihaknya memang menerima gugatan dari peserta pemilu. “Ada 4 parpol dan 1 dari DPD,” singkatnya.

Sementara itu, Selasa (14/5) kemarin, langsung digelar sidang penanganan pelanggaran administrasi Pemilu yang dipimpin Ketua Majelis Simon Away SH, didampingi Anggota Majelis Rahman Ismail dan Rocky Ambar SH LLM MKn.

Dalam sidang tersebut, empat parpol tersebut hadir dan menyampaikan gugatannya. Kesemuanya menggugat KPU Minut dengan berbeda laporan.

Usai dilakukan pemeriksaan dokumen serta bukti-bukti yang diberikan oleh parpol, Ketua Majelis Simon Away SH menyatakan, menerima semua gugatan administrasi yang dilayangkan oleh empat parpol tersebut.

“Semua gugatan yang dimasukkan empat partai diterima. Kemudian dilanjutkan dengan sidang pemeriksaan dengan menghadirkan terlapor dalam hal ini KPU Minut,” kata Away, juga ketua Bawaslu Minut.

Salah satu partai yakni PSI menggugat dengan mengajukan keberatan dan meminta agar kotak suara TPS 7 untuk Kecamatan Kauditan dibuka. “Intinya di sini kami hanya mencari kebenaran. Apapun hasilnya kami terima,” tutur Sekretaris PSI Minut Novel Mawengkang.

Gugatan-gugatan tersebut direspon pakar politik. Dr Donald Monintja menjelaskan, pada prinsipnya bila ada gugatan, termasuk 4 parpol 1 DPD, ruangnya ada setelah penetapan rekapitulasi nasional. Itu diberi kesempatan 3x24 jam untuk memasukkan gugatannya.

Lanjut Monintja, gugatan yang dilayangkan caleg DPR/DPD/DPRD, ketentuan waktunya sama dengan capres-cawapres, yaitu 3 hari sejak KPU menetapkan hasil Pemilu pada 22 Mei 2019. “Sama dengan Pilpres, gugatan bisa dilayangkan hanya jika mempengaruhi hasil,” ujarnya saat diwawancarai harian ini kemarin.

12
Kirim Komentar