14 Mei 2019 14:07
Legislatif: Yang Penting Kinerjanya Ditingkatkan

Topang Operasional PD Pasar, Pemkot Tomohon Tambah Modal

MyPassion
Jimmy Feidie Eman

MANADOPOSTONLINE.COM—Senin (13/5) Pemerintah Kota Tomohon bersama pihak legislatif, menggelar Rapat Paripurna di Ruang Sidang DPRD Kota Tomohon. Kali ini dalam rangka mendengarkan Tanggapan Wali Kota Terhadap Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi Mengenai Rancangan Peraturan Daerah Kota Tomohon, terkait penambahan Penyertaan Modal Perusahaan Daerah Pasar Kota Tomohon.

 

Dalam kesempatan ini, Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman SE Ak menyatakan, tujuan dari penyertaan modal, tak lain ini adalah meningkatkan Pendapatan Asli Daerah. Tanpa mengesampingkan aspek keberlangsungan operasional dari perusahaan daerah pasar tentunya.

“Penambahan penyertaan modal bagi PD Pasar, sesuai dengan kalkulasi keseluruhan bangunan dan aset di dalamnya mencapai, Rp. 14.740.546.000. Angka ini tentunya tidak sedikit, perhatian pemerintah ini wajib diimbangi dengan kerja optimal. Terlebih pasar yang ada di Kota Tomohon, kita proyeksikan sebagai salah satu objek wisata bagi wisman,” ulas Eman.   

Jumlah tersebut diketahui bertambah signifikan dari nilai penyertaan modal yang tercatat pada neraca Pemerintah Daerah Kota Tomohon sampai pada 31 Desember 2017 yakni sebesar Rp. 10.518.418.797.

Hal tersebut, sambungnya, telah melewati proses dan pembahasan yang melibatkan Tim Penasehat Investasi.

“Yang kita usulkan ini, telah melewati proses kajian dan penelitian,  Tim Kajian Investasi Daerah yang beranggotakan unsur profesional mayoritas akademisi, yang tentunya profesional di bidangnya,” tukasnya.

Sementara itu, dari Fraksi Partai Golkar menyoal tentang besaran bagian laba / deviden sebesar 15 % per tahun  atas penyertaan modal yang diberikan pemerintah daerah kepada perusahaan daerah pasar.

“Meningkatkan kinerja PD Pasar sehingga mampu memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat. Selain itu, PD Pasar wajib meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan perekonomian daerah, serta berkontribusi dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah,” ungkap Ketua Fraksi Golkar Piet Pungus.

Sementara itu, Fraksi Demokrat dan Fraksi Gerindra sepakat menyoroti kinerja PD Pasar mulai dari kegiatan usaha, pelaporan keuangan, pembinaan pedagang, serta permasalahan mengenai persampahan khususnya, yang dinilai masih belum optimal.

“Mengenai pembinaan pedagang pasar untuk mengembangkan bisnis, serta upaya mengatasi masalah persampahan yang ada. Masih perlu diperbaiki pihak pengelola,” tukas Ketua Fraksi Demokrat Janny Watulangkow.

Turut hadir dalam kegiatan jajaran Pemerintah Kota Bunga dan Anggota DPRD, para kepala dinas, lurah dan camat. (jul)

Kirim Komentar