14 Mei 2019 09:06
27 Keluarga Pejabat Terpilih Anggota Dewan

Ke Dewan Berkat (Ehemm..) `Kerja Keras`

MyPassion

MANADOPOSTONLINE.COM—Tak sedikit keluarga pejabat terpilih sebagai anggota dewan di Pileg 2019. Dari data yang dihimpun Manado Post, sedikitnya 27 wakil rakyat terpilih, berhubungan dengan kepala daerah.

 

Di tingkat DPR RI, dari enam utusan dapil Sulut, tiga di antaranya punya hubungan darah dengan kepala daerah. Yakni Adriana Dondokambey, kakak Gubernur Sulut Olly Dondokambey, putra Bupati Minsel Christiany Paruntu, Adrian Paruntu. Terakhir Hillary Lasut, putri Bupati Talaud terpilih Elly Lasut. Di tingkat DPRD provinsi juga ada anak, istri, suami, kakak/adik kepala daerah.

Menariknya, kebanyakan dari mereka mengantongi suara dominan. Misalnya Adriana, peraih suara terbanyak untuk DPR RI. Di Tomohon, Kristo Eman putra Wali Kota Jimmy Eman dinobatkan top skor.

Melihat fenomena ini, pengamat politik Dr Jhony Lengkong menyebut, pola ini tak terhindarkan. Tak ada aturan yang melarang politik dinasti. “Namun harus ingat, masalah rakyat bukanlah urusan keluarga. Pendidikan politik yang matang, serta memiliki jiwa kepemimpinan kuat kunci utama wakil rakyat,” bebernya.

Dia melihat, caleg yang memiliki ikatan keluarga dengan kepala daerah wajar mendapat suara terbanyak. “Otomatis, tanpa diperintah pun pasti bawahan akan memilih caleg bersangkutan,” ujar akademisi Fispol Unsrat ini. Menurutnya lagi, wajar jika ada politik dinasti. “Tapi ternyata pembangunan stagnan, atau tidak memberi ruang perubahan bagi daerah, harus lakukan perombakan total,” tukasnya.

Lengkong berpendapat jika politik dinasti punya sisi positif. “Dalam mengambil kebijakan, tidak sulit. Karena kedekatan. Namun jangan sampai tidak ada perubahan. Sudah sangat salah itu," tuturnya.

Lengkong menjelaskan, dinasti politik menjadi lebih populer dan sering menjadi sorotan masyarakat karena sistem politik di Indonesia sudah lebih terbuka. Dirinya juga menilai, sisi menarik politik dinasti terletak pada mereka yang menjabat. Darah dan nama baik keluarga, dipertaruhkan. Karena memang masyarakat sekarang sudah kritis.

123
Kirim Komentar