13 Mei 2019 08:41
Dari Peluncuran Buku The Good Samaritan

The Beginning of My End

MyPassion
Hetty Antje Geru bersama Dirjen Imigrasi KemenkumHAM Ronny Sompie, di sela-sela peluncuran buku.

The Good Samaritan adalah buku yang ditulis oleh guru saya, kawan-kawan Dosen FISIP UPH dan aktivis. Beberapa diantaranya para senior yang pernah menjalani bersama kerja-kerja kemanusiaan.

MESKI tidak lazim di kalangan akademisi menggabungkan dua tulisan seperti ini. Editor sepakat untuk menerima semua tulisan yang masuk. Dan jadilah buku dengan judul di atas yang diluncurkan pada Kamis, 9 Mei 2019 di Perpustakaan Johanes Oentoro UPH Tangerang.

“Tahun 2017, penulis menyadari bahwa setahun lagi tepatnya pada 24 September 2018 akan berusia 70 tahun. Apa artinya? ‘This is the beginning of my end’ demikian jawaban sementara yang ada di benak,” ungkap Hetty Antje Geru, penulis.

Bersama rekan dosen di FISIP UPH dilontarkan ide untuk mengumpulkan beberapa tulisan ilmiah yang pernah diterbitkan dan beberapa opini di surat kabar local Manado Post dan Komentar maupun surat kabar nasional Swara Pembaruan.

Topik-topik yang menjadi perhatian selalu saja berkisar pada advokasi bahaya perdagangan manusia terutama perempuan dan gadis remaja, kesetaraan gender dalam berbagai bidang dan ada beberapa tulisan tentang kekerasan terhadap anak. Surat kabar nasional Kompas pernah menerbitkan artikel dalam kolom sosok di bawah judul (Hetty Antje Geru) ‘Pelindung Nona Manado’.

Selain itu American Embassy menobatkan sebagai Local Hero Combating Human Trafficking. Passion untuk menulis dan kepedulian terhadap masalah kemanusiaan berlabuh pada beberapa penghargaan oleh manusia dan oleh beberapa institusi, tetapi apa yang tersisa yang menjadi pegangan dan kebanggaan di usia kita yang semakin menua, adalah Firman Tuhan yang mengatakan bahwa ‘setiap orang percaya berhak memanggil Tuhannya sebagai Bapa dan jaminan mewarisi kerjaan surga melalui imannya pada Yesus Kristus yang telah mati dan bangkit untuk menebus segala dosa umat manusia’.

“Dengan berjalannya waktu ternyata ada beberapa teman ikut berkontribusi untuk buku yang akan diterbitkan tersebut, dan pada akhirnya diputuskan untuk mengumpulkan karya ilmiah yang dapat dijadikan referensi bagi mahasiswa ataupun dosen yang membutuhkannya,” sambung Hetty.

“Mereka akan menulis secara sukarela sebagai hadiah bagi ulang tahunku ke-70 tersebut. Seorang kawan mengatakan, itu namanya festschrieft. Tim menghubungi beberapa nama sebagian besar adalah kawan yang pernah bermitra denganku yang berminat menulis tulisan ilmiah dengan topik-topik kemanusiaan yang berkaitan erat dengan Ilmu Hubungan Internasional.”

Lanjutnya, Dr Amelia Liwe PhD bersedia menjadi editor bagi tulisan-tulisan yang masuk. Kemudian seorang asisten dosen yang kreatif Firman Lung SSos dengan sukarela merancang disain sampul dan layout. Penerbit yang dipilih adalah Andy offset Yogyakarta disponsori oleh Welyam rekan sepelayanan di Perkantas Sulut.

Rencana awal, buku tersebut akan diterbitkan pada tahun 2018 dan diluncurkan pada HUT yang bersangkutan. Tetapi Tuhan berkehendak lain. Di mana sang editor yang handal memenuhi panggilan tugas ke Paman Sam selama sembilan minggu. Kejadian ini memberi kesempatan kepada beberapa rekan yang masih semangat memasukkan tulisannya.

12
Kirim Komentar