13 Mei 2019 09:13
Pelaku Terancam 15 Tahun Bui

Perempuan 18 Tahun Korban Rudapaksa

MyPassion
Ilustrasi

MANADOPOSTONLINE.COM—Penuntasan kasus cabul harus jadi perhatian serius. Pasalnya kasus ini masih terus terjadi. Masih ada warga yang belum tahu risiko bila terjerat kasus ini.

 

Baru-baru ini seorang pemuda berinisial G (18), warga Desa Sapa Induk, Kecamatan Tenga, diringkus Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polsek Tenga, di Kabupaten Minahasa Selatan.

Pasalnya, lelaki tersebut diduga melakukan aksi pencabulan terhadap seorang ABG sebut saja Bunga, warga di wilayah Kecamatan Tenga. Informasi dirangkum, kasus rudapaksa ini berawal dari laporan orang tua korban yang mengaku sudah seminggu anak mereka menghilang dari rumah. Keluarga sempat berupaya mencari namun hasilnya nihil. Akhirnya keluarga melaporkan ke pihak Polsek Tenga.

“Dari laporan tersebut, kami langsung lakukan penyelidikan untuk mencari keberadaan korban. Akhirnya, korban bunga ditemukan di Desa Sapa di salah satu rumah warga. Dan dari pengakuan, selama seminggu ini dirinya bersama lelaki G dan sudah diduga sering dicabuli,” ungkap Kapolsek Tenga Ronald Mawuntu, Sabtu (11/5).

Dia menambahkan, G kemudian langsung diringkus. Saat ini sudah diamankan di Mapolsek Tenga untuk menjalani pemeriksaan.

“Atas perbuatannya, tersangka bisa dijerat Pasal 76E jo pasal 82 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU RI Nomor 17 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,” pungkas kapolsek, sembari menghimbau orangtua yang memiliki anak perempuan usia remaja, agar lebih memperhatikan pergaulan mereka. Sehingga tidak terjerumus kepada hal negatif.(gnr)

Kirim Komentar