11 Mei 2019 14:27
Rica Sempat Tembus 100.000

Lambat Antisipasi, Harga Bapok di Minahasa Meroket

MyPassion
Ilustrasi bapok.(Istimewa)

MANADOPOSTONLINE.COM---Memasuki hari kelima pelaksanaan puasa di Kabupaten Minahasa. Warga Tanah Toar Lumimuut dipusingkan dengan naiknya sejumlah harga kebutuhan pokok (Bapok, red) di pasar tradisional.  Utamanya bumbu dapur, apalagi kalau bukan Bawang, Rica dan Tomat atau biasa disebut Barito.

Dari pantauan harga di Pasar Tondano,  harga rica yang sebelumnya di jual dengan harga 60.000-70.000 per kilogram. Kini melambung di rentang harga Rp.90.000-100.000 ribu per kilogram. Sementara harga bawang putih dibanderol Rp.60.000-70.000, setelah sebelumnya dijual Rp.50.000 per kilogram.

Disayangkan sejumlah warga, kondisi seperti ini pastinya terjadi jelang perayaan hari besar keagamaan. Antisipasi pemerintah, sebelum terjadinya lonjakan dinilai lamban.

“Pernah harga jual rica sampai Rp110.000 per kilogram, dan kondisi ini terus terjadi tiap perayaan momen keagamaan. Harusnya, sebelum harga melonjak pemerintah sudah melalukan intervensi Bapok di pasar,” keluh Yunita Lambaiga warga Kakas.

“Harusnya saat ada indikasi kenaikan, pemerintah bisa menambah suplai. Entah itu, dari dalam Sulut atau luar Sulawesi. Biar harga yang melambung, cepat bisa kembali normal,” timpal Jantje Watuseke warga lainnya.

 Terpisah,  Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kabupaten Minahasa Debby Bukara menyatakan, pihaknya bakal berkoordinasi dengan Disperindag Provinsi Sulut dan Dinas Pangan. Pelaksanaan Pasar Murah diyakini jadi solusi.

"Sampai saat ini baru harga rica dan bawang putih yang mengalami kenaikan. Jika terus naik, dalam waktu dekat kami bakal lakukan pasar murah atau bazaar ramadan," ungkapnya, Jumat (10/5) kemarin.

Lanjut kata dia, sebelumnya tim dari Dinas Perdagangan dan BPOM telah turun di pasar serta supermarket melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) bahan makanan yang kedaluarsa. Atau yang mengandung bahan berbahaya.

"Sejak pekan lalu, kami dan BPOM sudah turun lakukan Sidak bahan makanan. Mengecek kondisi bahan makanan, apakah mengandung zat berbahaya atau lewat tanggal konsumsinya," ujarnya lagi.

Ditambahkan, Kepala Dinas Kesehatan Minahasa Yuliana Kaunang di bulan puasa kali ini, tim kesehatan lingkungan juga telah turun melakukan Sidak di rumah makan dan restoran di Minahasa.

"Kami baru saja turun di Rumah Makan dan Resto yang tersebar di Minahasa. Tetapi selanjutnya tim kami akan turun juga menyasar ke minimarket-minimarket yang ada," tutupnya.(tr-03/jul)

Kirim Komentar