10 Mei 2019 11:07

Politeknik Beri Konsep-Strategi Pembangunan Permukiman di Pedesaan

MyPassion
Tim pengabdian kepada masyarakat Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Manado melaksanakan kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) di Desa Tolok, Kecamatan Tompaso, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut).

MANADOPOSTONLINE.COM--Politeknik Negeri Manado, Jurusan Teknik Sipil, dari tim pengabdian kepada masyarakat kembali melaksanakan kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) di Desa Tolok, Kecamatan Tompaso, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut).

 

Kegiatan tersebut mengangkat tema Standard dan metode pelaksanaan konstruksi bangunan di pemukiman Desa. Dengan menghadirkan narasumber pejabat dari Balai Prasarana Permukiman Pedesaan Wilayah Provinsi Sulut Ognerius Tindoilo, ST, Fandel Maluw, SST, MT, dan Chynta Tandean, ST, MT, yang juga sebagai Dosen Politeknik Negeri Manado.

Sebagai ketua tim Dr Steve W.M Supit, ST, M.Eng didampingi anggota tim mengatakan, kegiatan tersebut dalam rangka meningkatkan pengetahuan. "Dan keterampilan pekerja bangunan dalam membangun konstruksi infrastruktur kawasan pemukiman pedesaan,"ungkapnya kepada Manado Post Online, Jumat (10/5).

"Konsep dan strategi yang kami berikan mengenai pengembangan permukiman pedesaan serta syarat-syarat penting metode pembangunan rumah tinggal di permukiman desa yang sehat dan tahan gempa,"ujar Dosen Teknik Sipil itu.

Dia mengharapkan, seluruh masyarakat Desa Tolok khususnya yang telah hadir agar dapat semakin mengembangkan potensi desa. "Serta memiliki pengetahuan tentang syarat-syarat praktis dalam membangun infrastruktur desa termasuk rumah tinggal,"tandasnya.

Masih di tempat yang sama, tokoh masyarakat Desa Tolok, Maxi Mandeng mengatakan, peningkatan infrastruktur di Desa Tolok masih sangat perlu. "Khususnya dalam penyediaan sanitasi, tempat pengolahan sampah yang layak dalam menunjang kawasan permukiman desa yang sesuai standar,"katanya.

Sementara itu, Sekertaris Desa (Sekdes) Mailany Rantung sangat mengapresiasi adanya tim dari Politeknik yang berkunjung. "Tentu manfaat kegiatan tersebut sangat berguna sehingga bisa meningkatkan keterampilan pekerja bangunan dan pengetahuan masyarakat dalam membangun konstruksi rumah yang sehat dan aman,"ucapnya.

Tak sampai di situ, apresiasi kembali dibeber peserta yang berjumlah 26 orang, mereka mengharapkan, agar kegiatan PKM seperti ini dapat berkelanjutan sehingga wawasan dan peningkatan keterampilan dibidang konstruksi bagi pekerja bangunan dan masyarakat dapat berjalan terus menerus sesuai dengan inovasi-inovasi bidang konstruksi yang semakin berkembang.

Kegiatan tersebut dihadiri juga beberapa pekerja bangunan di Desa Tolok sekaligus sebagian dari mahasiswa tinggkat akhir Jurusan Tekni Sipil PALIMDO.(opn)

Kirim Komentar