09 Mei 2019 15:31

Ramadan, Harga Bapok di Sitaro Merangkak Naik

MyPassion
Ilustrasi bapok.(Istimewa)

MANADOPOSTONLINE.COM---Memasuki Bulan Ramadan, sejumlah harga bahan pokok di Kabupaten Kepulauan Sitaro mulai merangkak naik. Seperti yang terpantau di Pasar Tradisional Ondong. Gula pasir dari sebelumnya Rp.12.000 per kilo. Kini dijajakan pedagang Rp.14.000 ribu per kilogram.  Sedangkan telur ayam, dari Rp.45.000 per baki naik menjadi Rp.63.000. Yang artinya, harga per butirnya dari Rp.1.500 menjadi Rp.2.100. Sementara, kenaikan yang paling signifikan adalah cabai rawit (rica,red) yang belakangan ini telah dua kali mengalami lonjakan. Dari pertamanya, dijual pedagang Rp.80.000 per kilo, menjadi Rp.110.000-125.000 ribu per kilo.

Cani Kasim salah satu penjual barito mengatakan, terus melonjaknya harga rica ini, dipengaruhi ketersediaan stok yang ada. "Sebab saat ini stok rica di Manado semakin menipis. Sehingga harga pokoknya naik. Kami pun terpaksa harus menaikkan harga jual. Kalau tidak, pastinya kita akan merugi juga, belum lagi barang ini ditambah ongkos pengiriman, tentu memakan biaya," jelasnya.

Sementara itu Kadis Perindag Fatmawati Kalebos mengatakan, kenaikan bahan pokok saat bulan Ramadan serta H-7 sebelum Lebaran, merupakan persoalan klasik. "Dan ini terjadi di seluruh Indonesia. Sebab kebutuhan meningkat otomatis harga barang naik. Dalam menyiasati hal ini, ada berbagai cara salah satunya dengan mengadakan pasar murah saat H-7," tuturnya.

Kalebos juga menegaskan, pihaknya akan melakukan intervensi pasar jika memang harga barang sudah naik tidak masuk akal. "Namun, jika masih pada batasan normal, hal tersebut tidak dilakukan pihaknya. Intinya, menjaga keseimbangan antar pembeli dan pedagang," kuncinya. (drp/jul)

Kirim Komentar