09 Mei 2019 09:58

Pemilu Sulut Jurdil, Demokratis, Transparan

MyPassion

MANADOPOSTONLINE.COM—Saksi partai politik yang hadir dalam rapat pleno penghitungan dan rekapitulasi KPU di Sulut, mengapresiasi jalannya proses pesta demokrasi di Nyiur Melambai.

 

“Kita kembalikan lagi kepada penyelenggara, jika memang ada temuan-temuan di lapangan. Toh, mekanisme soal keabsahan hasil Pemilu, bisa digugat peserta lewat forum yang sudah disediakan," kata Calon anggota DPD RI Sulawesi Utara Ir Djafar Alkatiri saat ditemui di sela Pleno Rekapitulasi Suara tingkat Provinsi Sulut, di Hotel Peninsula. “Namun saya menilai, pemilu secara umum sudah berlangsung dengan aman,” tukasnya. 

“Keseluruhan proses rekapitulasi, hingga saat ini berjalan dengan baik. Tentunya memberikan harapan bagi masyarakat  Kota Manado serta Sulawesi Utara pada umumnya,” sambung saksi dari Partai Hanura ketika mengikuti pleno Kota Manado.

Senada, saksi dari pasangan Capres-Cawapres 01 juga mengatakan hal yang sama. “Pilpres  yang dilaksanakan di Kota Manado berlangsung dengan baik. Kami menilai dan mengamati secara saksama, dan sepakat menyatakan tidak ada kecurigaan apalagi kecurangan," katanya.

“Untuk pleno, khususnya DPD perwakilan Sulawesi Utara, berjalan dengan lancar karena memang dari awal kita sudah tekankan. Jika ada permasalahan di kecamatan segera diselesaikan, jangan dibiarkan merembet ke tingkat berikutnya,” tegas saksi DPD lainnya.

Bendahara Golkar Sulut James Kojongian, setuju Pemilu 2019 berjalan jujur, adil dan transparan. “Pelaksanaan Pemilu baik Pileg dan Pilpres, mulai dari pencoblosan hingga tahapan rekapitulasi tingkat provinsi, berjalan dengan baik dan lancar. Yah, kalaupun ada kesalahan itu bisa dimaklumi. Faktor human error saja, bukan kesengajaan,” sebut Kojongian.

Meski begitu, dirinya berharap pelaksanaan Pemilu ke depannya wajib mengutamakan kesejahteraan para petugas KPU. Bukan tanpa alasan, sudah 11 korban di Sulut yang harus gugur. Guna suksesnya hajatan lima tahunan ini.

“Harus ada kajian-kajian, yang lebih menjamin kelangsungan kerja petugas KPPS, PPS hingga PPK. Jangan sampai jumlah korban jiwa ini, terjadi lagi di Pemilu berikutnya,” tukasnya lagi.

12
Kirim Komentar