07 Mei 2019 09:41

Jago Merah Mengamuk di Ibu Kota, Penghuni Rumah Nyaris Terpanggang

MyPassion
Anggota Inafis Polresta Manado melakukan olah lokasi kejadian kebakaran di Kelurahan Karombasan Selatan, Lingkungan Dua, Kecamatan Wanea, Manado. (Dok. Polresta Manado)

MANADOPOSTONLINE.COM—Jago merah kembali beraksi di Ibu Kota Sulut, Manado. Kali ini lokasinya di Kelurahan Karombasan Selatan, Lingkungan Dua, Kecamatan Wanea. Dalam kejadian ini dua rumah ludes sekaligus.

Informasi dirangkum harian ini, pemilik rumah yang dilahap si jago merah yaitu Keluarga Lalamentik-Wilar bersama Keluarga Lalamentik-Langi, dan rumah Keluarga Korompis-Oley. Dengan waktu kejadian Minggu (5/5) pukul 22.00 WITA.

Berdasarkan keterangan saksi Irma Lasut, warga sekitar, usai ibadah, saat ia berjalan pulang, dirinya melihat rumah keluarga Korompis-Oley terbakar di bagian gudang.

“Pertama api hanya berada di bagian gudang. Tetapi terus membesar dan menjalar ke rumah sebelah milik keluarga Lalamentik-Wilar,” ungkapnya.

“Namun yang menjadi kepanikan kami saat kebakaran masih ada Edy Korompis dalam rumah terbakar tersebut. Namun beruntung para warga cekatan menyelamatkan dan berhasil dikeluarkan dari rumah.

Rafael Korompis (24), selaku pemilik rumah mengatakan, pukul 22.09 WITA, ia bersama istri dan anak tidak berada dalam rumah, sebab lagi keluar karena ada urusan.

Untuk informasi kalau rumah mereka terbakar hanya lewat telpon dari temannya Juan Mandey (28). “Saat mendapati kabar kalau rumah kami terbakar, kami langsung bergegas pulang karena ada kakek kami Edy Korompis (86) hanya sendiri di rumah,” terangnya.

Namun sekitar 15 menit sampai di rumah kakek berhasil diselamatkan dan saat itu anggota damkar lagi memadamkan api. “Untuk kerugian sendiri secara materil mungkin itu sekitar 400 Juta,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolresta Manado Kombes Pol Benny Bawensel, ketika dikonfirmasi melalui Kasubag Humas Polresta Manado Iptu Tommi Oroh mengatakan, dari olah TKP yang dilakukan tim Inafis Polresta, dugaan sementara penyebab kebakaran akibat korsleting listrik.

“Untuk kerugian sendiri untuk keluarga Korompis Oley diperkirakan mencapai 400 juta. Sedangkan untuk rumah keluarga Lalamentik-Wilar dan keluarga Lalamentik-Langi kerugian akibat kebakaran sekitaran 250 juta rupiah,” terang Oroh.

Ia menambahkan, untuk korban jiwa tidak ada. “Untuk pemadaman, Dinas Damkar Pemkot Manado mengerahkan 10 unit dibantu dengan anggota kepolisian. Kasus ini masih sementara penyelidikan lebih lanjut,” tutupnya.(tr-04/gnr)

Kirim Komentar