07 Mei 2019 12:59

Densus 88 Tangkap Dua Teroris di Pelabuhan Bitung

MyPassion
Ilustrasi

MANADOPOSTONLINE.COM— Detasemen Khusus Antiteror (Densus) 88 menangkap delapan terduga teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Lampung. Mereka ditangkap di sejumlah lokasi berbeda, dua di antaranya di Pelabuhan Bitung, Sulawesi Utara (Sulut).

“Ya benar ada penangkapan. Mereka bukan warga Sulut. Ditangkap di Pelabuhan Bitung oleh Tim Densus 88. Selanjutnya langsung dibawa oleh tim densus," Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Ibrahim Tompo.

Sementara itu, dilansir INews, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, terduga teroris berinisial RH serta M ditangkap pada Kamis (2/5).

Mereka diringkus saat berada di kapal yang hendak menuju Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng) dan berencana akan bergabung dengan kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora. RH serta M diketahui satu kelompok dengan terduga teroris SL (34) jaringan JAD yang ditangkap di Bekasi, akhir pekan lalu.

“Rencananya kelompok kan sudah pecah, dua sudah tertangkap di Bitung pada saat mau gabung dengan kelompok Ali Kalora di Poso. Kemudian yang enam lari ke Bekasi, ada kelompok lagi yang masih dikejar," ujar Dedi.

Lanjutnya, kelompok pimpinan SL yang anggotanya terstruktur itu berbeda dengan kelompok teroris Sibolga yang merupakan lone wolf atau bekerja sendiri. Sementara sumber dana kelompok pimpinan SL juga berbeda dengan kelompok bom Sibolga, yakni dari perorangan internal kelompok.

"Kelompok SL cukup bahaya dibanding yang ada di Sibolga. Ini jauh lebih militan. Jauh lebih bahaya dan lebih berpengalaman," katanya. Kemampuan dalam merakit bom kelompok yang ditangkap di Bekasi itu juga disebut lebih membahayakan. Namun masih hal itu masih akan didalami.

Untuk itu, Densus 88 Antiteror dalam melakukan penangkapan dengan sistem kejut agar tidak seperti saat penangkapan di Sibolga. Yakni anggota satu kelompok yang ada di Lampung sudah diketahui tertangkap lebih dulu.

Diketahui penangkapan lima orang di Bekasi dan satu di Tegal ini berdasarkan hasil pengembangan penangkapan terhadap terduga teroris RH serta M yang ditangkap di Bitung, Sulut.(gnr/mpo)

Kirim Komentar