04 Mei 2019 16:21

Politeknik Manado Beri Pengetahun K3 Pada Tukang

MyPassion
Tim Pelaksana Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Manado Prof. Dr. Debby Willar selaku ketua Tim, dan Dr. Febriane Makalew, ST., MUDD, Novatus Senduk, ST.,MT sebagai Anggota Tim juga 11 mahasiswa Politeknik.

MANADOPOSTONLINE.COM--Tim Pelaksana Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Manado melaksanakan kegiatan pelatihan dan penyuluhan bagi para kepala tukang dan tukang bangunan. Di Desa Watutumou II, Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Sulawesi Utara (Sulut),

Selaku ketua Tim Prof. Dr. Debby Willar, ST., MEngSc menjelaskan, pada umumnya kelompok kepala tukang merupakan kelompok Mitra tenaga kerja konstruksi bangunan gedung yang adalah mayoritas tulang punggung keluarga

"Para kepala tukang dan tukang bangunan memiliki kemampuan mengerjakan pekerjaan konstruksi bangunan gedung. Misalnya, rumah tinggal dan bangunan komersil, tetapi kurang terampil dalam memahami gambar kerja,"ungkap Prov Willar kepada Manado Post Online.

Dikatakannya, hal ini dapat menghambat pelaksanaan pekerjaan proyek baik dari faktor waktu maupun mutu konstruksi. Kenyataannya, pengetahuan dan keterampilan sederhana menggambar dan atau membaca gambar sangat menunjang pelaksanaan pekerjaan konstruksi yang tepat sesuai dengan persayaratan pemilik bangunan.

Disamping itu, lanjutnya, pengetahuan tentang persyaratan kesehatan dan keselamatan kerja (K3) dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi masih sangat diperlukan oleh para pekerja konstruksi. "Untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja dan terganggunya kesehatan kerja,"jelas Dosen Teknik Sipil itu.

"Pelatihan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para kepala tukang dan tukang bangunan untuk membuat gambar proyek (Rumah sederhana) dengan menggunakan tangan bebas atau dengan peralatan gambar, serta memahami standar gambar yang menyangkut simbol, serta mempresentasikannya setiap gambar proyek,"bebernya

Dijelaskannya lagi, sedangkan penyuluhan bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran akan pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja dalam melaksanakan pekerjaan proyek konstruksi bangunan gedung.

Sementara itu, Hukum Tua Desa Watutumou II, Defli A. Bawanda mengharapkan para kepala tukang dan tukang bangunan dapat mengaplikasikan kemampuan dan keterampilan membuat gambar proyek rumah sederhana. "Dan membaca gambar kerja untuk memperlancar komunikasi diantara sesama pekerja, menyadari akan bahaya kecelakaan kerja, guna mempermudah pelaksanaan pekerjaan yang hasilnya memuaskan pelanggan atau pemilik proyek,"kuncinya.

Diketahui, kegiatan tersebut dihadiri 25 orang peserta terdiri dari kepala tukang dan tukang serta ketua tim Prof. Dr. Debby Willar, Dr. Febriane Makalew, ST., MUDD, Novatus Senduk, ST.,MT sebagai Anggota Tim, sekaligus diikuti 11 orang mahasiswa yang turut membantu kegiatan pelatihan menggambar bagi kepala tukang dan tukang.(opn)

Kirim Komentar