03 Mei 2019 16:22

RSUD Tondano Tak Diakreditasi, BPJS Kesehatan Ancam Putus Kemitraan

MyPassion
Ilustrasi.(Istimewa)

MANADOPOSTONLINE.COM---BPJS Kesehatan mengancam bakal menghentikan layanan kemitraan bersama RSUD Sam Ratulangi Tondano di akhir Bulan Mei nanti. Hal ini dikarenakan, rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Minahasa ini tak kunjung menyelesaikan proses akreditasi. Yang seharusnya dilakukan pasca pemberlakuan program JKN-KIS medio 2014 silam.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tondano Doni Jember Saefuddin mengatakan, akreditasi merupakan salah satu syarat wajib untuk memastikan peserta JKN-KIS memperoleh pelayanan kesehatan yang bermutu sesuai dengan standar yang ditetapkan.

”Kita sudah berkali-kali mengingatkan agar semua rumah sakit untuk mengurus akreditasi,” serunya di sela konferensi pers di Kantor Cabang BPJS Kesehatan Tondano, Kamis (2/5) kemarin.

Dirinya juga menyebut, pihak pemerintah kabupaten juga sudah memberi kesempatan kepada rumah sakt yang belum melaksanakan akreditasi. Untuk melakukan pembenahan dan perbaikan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. ”Sesuai undang-undang nomor 44/2009 tentang Rumah Sakit dan Permenkes no 34/2017 disebutkan setiap Rumah Sakit wajib diakreditasi,” imbuhnya.

Lanjut dia, akreditasi seharusnya diberlakukan sejak awal tahun 2014 seiring dengan pelaksanaan Program JKN-KIS. Namun memperhatikan kesiapan rumah sakit, ketentuan ini kemudian diperpanjang hingga 1 Januari 2019 sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan (PMK) Nomor 99 Tahun 2015 tentang perubahan PMK 71 Tahun 2013 Pasal 41 ayat (3).

Lanjutnya lagi, jika pihak RSUD tak menyelesaikan proses akreditasi hingga tanggal yang ditentukan.. Para pengguna kartu JKN KIS di Kabupaten Minahasa akan dialihkan ke RS terdekat.

"Pengguna JKN-KIS di Minahasa bisa menggunakannya di dua rumah sakit terdekat, yakni di RS Bethesda Tomohon dan RS Gunung Maria," sebutnya.

Sementara, pihak RSUD Sam Ratulangi Tondano sendiri ketika dikonfirmasi melalui Dirut dr Maryani Suronoto MBiomed, tak menampik hal tersebut. Menurutnya, itu memang sudah menjadi aturan yang harus dipenuhi. Pun dengan kerjasama penjaminan layanan kesehatan masyarakat. Tak tertutup kemungkinan bisa berhenti.

Hanya saja menurutnya lagi, pihak RSUD Sam Ratulangi Tondano telah mendaftar ke Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) sejak Maret lalu untuk pepanjangan akreditasi, namun baru akan dinilai pada 21-24 Mei mendatang.

“Kami sudah mengajukan ke KARS sejak Maret lalu. Dan sudah mendapat jadwal pemeriksaan oleh tim akreditasi pada 21-24 Mei. Kita lihat saja nanti hasil yang akan dikeluarkan KARS kapan. Kita berharap sebelum tanggal 29 Mei nanti sudah keluar, sehingga pelayanan kesehatan terhadap peserta JKN-KIS tetap jalan,” tutup Suronoto.(tr-03/jul)

Kirim Komentar