03 Mei 2019 08:07
Interogasi Sang Hakim

Geledah Rumah Manalip, KPK Pulang Tangan Kosong

MyPassion

MANADOPOSTONLINE.COM—Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih belum puas pasca penangkapan Bupati Talaud Sri Wahyumi Manalip (SWM). Kamis (2/5) kemarin, tim beranggotakan 6 orang kembali menyambangi Sulut. Sasarannya kali ini menggeledah kediaman SWM di perumahan elit Tamansari Metropolitan, Manado.

 

Kedatangan tim dari lembaga antirasuah tersebut memang super senyap. Pasalnya tak ada awak media yang mengetahui kunjungan tersebut selang pukul 12.00 WITA hingga 14.00. Keberadaan mereka nanti terendus media setelah tim menyelesaikan penggeledahan di tiap sudut ruangan, serta pemeriksaan anggota keluarga.

Jimmy Tindi selaku juru bicara keluarga membenarkan rumah dua lantai yang terletak di Blok Mahawu E1/11 itu didatangi KPK. “Ada petugas KPK yang datang. Mereka itu berjumlah enam orang dibantu dua orang dari aparat kepolisian tadi siang (kemarin),” sebut Tindi saat dikonfirmasi.

Apa semua ruangan digeledah? Tanya wartawan harian ini. “Memang benar mereka (KPK) melakukan penggeledahan di tiap sudut ruangan. Tetapi KPK tidak menemukan bukti apapun. Sehingga tidak ada yang disita,” sebut Tindi.

Menurutnya saat penggeledahan semua anggota keluarga berada di rumah. “Sempat tanya-tanya keluarga. Ada bapak (suami SWM) serta anak-anak. Tapi semuanya (pemeriksaan) berjalan baik,” ungkapnya.

Lanjutnya, usai penggeledahan, ada beberapa masyarakat yang datang. Katanya dari tim Gereja Betani. “Namun sudah lupa dari mana tepatnya mereka melayani. Mereka kemari itu membuat ibadah yang turut prihatin bagi beliau (SWM).”

Tindi menambahkan, saat melakukan penggeledahan KPK menyampaikan ke keluarga kalau SMW bisa dijenguk. “Menurut penyampaian penyidik, jam untuk besuk di sana bisa Senin dan Kamis,” tandasnya.

Dari penelusuran harian ini, suami SWM, Armindo Pardede diketahui bertugas sebagai hakim di Pengadilan Tinggi (PT) Sulut. “Untuk saat ini pak hakim tidak di kantor. Tetapi tadi (pagi kemarin) masuk kantor dan mengambil absen. Namun sekitar pukul 10.00, bapak sudah keluar,” sebut salah satu petugas di dekat pintu PT saat dikonfirmasi.

“Infonya bapak izin untuk keluar, dan untuk izinnya kami tidak tahu kalau terkait apa. Tetapi dari kondisi bapak, terlihat sakit, namun tetap datang ke kantor,” tandas pria berkumis tersebut. Kemudian dari penelusuran di website resmi Pengadilan Tinggi Sulut, dalam rubrik profil hakim tinggi, Armindo Pardede jabatannya tertulis Hakim Yustisial.

12
Kirim Komentar