03 Mei 2019 16:01

Disdukcapil Minahasa Kebut Perekaman KIA

MyPassion
Melky Lutvy Rumate

MANADOPOSTONLINE.COM---Jumlah anak di bawah 17 tahun yang wajib melakukan perekaman Kartu Identitas Anak (KIA) masih rendah. Berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Minahasa hingga saat ini baru 20 persen anak yang mempunyai KIA atau sekira 80.000.

Untuk itu Bupati Minahasa Ir Royke Roring MSi meminta agar perekaman KIA digenjot pada tahun ini.

"Saya minta kepada kepala Disdukcapil yang baru, agar tahun ini capaian perekaman KIA bisa meningkat. Karena KIA ini sangat penting bagi anak-anak," pinta Roring saat melantik 15 Pejabat Eselon II di lingkup Pemkab Minahasa, baru-baru ini.

KIA dipandang penting bagi anak berusia kurang dari 17 tahun dan belum menikah.

"KIA ini berlaku secara nasional dan terintegrasi dengan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK)," sebutnya lagi.

Kadis Disdukcapil Minahasa Melky Lutvy Rumate pun langsung memasang target untuk perekaman KIA. Dirinya memastikan perekaman KIA di Minahasa bakal meningkat hingga akhir tahun.

"Wajib menggenjot perekaman KIA di Minahasa, sehingga Desember tahun ini progresnya KIA di Minahasa sudah bisa 80 persen," sebutnya.

Diketahui KIA adalah identitas resmi anak sebagai bukti diri dan belum menikah. Tujuannya untuk meningkatkan pendataan, perlindungan dan pelayanan publik. Serta sebagai upaya memberikan perlindungan dan pemenuhan hak konstitusional warga Indonesia.

"Dalam penerbitan KIA tidak perlu dilakukan perekaman data kependudukan sebagaimana penerbitan KTP Elektronik. Namun, setelah memasuki usia 17 tahun harus mengikuti perekaman guna diterbitkanya KTP Elektronik pengganti KIA," katanya.

Rumate lun menghimbau, kepada orang tua yang memiliki anak, cucu usia 1 hari sampai 17 tahun kurang satu hari, untuk segera mengurus penerbitan KIA. Dengan persyaratan, yakni foto copy KK dan akta kelahiran, serta foto copy KTP- El orang tua dan foto anak.

"Kalau data sudah lengkap, silakan  bawa ke Disdukcapil untuk dibuatkan KIA-nya, karena bisa digunakan untuk masuk sekolah tahun ajaran baru nanti. Kami harap juga pemerintah desa dapat membantu menyukseskan program ini," harapnya.(tr-03/jul)

Kirim Komentar