03 Mei 2019 09:41
Kasus Pemalsuan Sertifikat

Buron 6,5 Tahun, Pensiunan BPN Manado Diciduk Kejati-Kejari

MyPassion
Tim Kajati Sulut bersama Kajari Manado didampingi anggota tim Kajari Sleman beserta Intel Kajari Ponorogo, menangkap oknum pensiunan PBN Manado Prayitno Hidayat (baju putih celana pendek), Kamis (2/5). (Dok. Kejaksaan)

MANADOPOSTONLINE.COM—Kolaborasi Kejari Manado dan Kejati Sulut, berhasil menciduk terpidana oknum pensiunan PNS Badan Pertanahan Kota Manado Ir Prayitno Hidayat, Kamis (2/5). Penangkapan dilakukan di kompleks pertokoan Mebel Samsuri, Jalan Oerip Sumuharjo Nomor 57, Kabupaten Kulon Progo Yogyakarta, pukul 15.28 WITA.

Informasi dirangkum, Prayitno Hidayat didakwa terkait kasus pemalsuan surat sertifikat sebidang tanah seluas 3.056 meter yang terletak di Kelurahan Malendeng, Kecamatan Tikala, Kota Manado, milik Sitty Sugihartaty, sehingga mengalami kerugian materil sebesar Rp 1,7 miliar. Prayitno saat itu sebagai kepala Seksi Survei dan Pengukuran Tanah pada BPN Manado.

“Terpidana ini buron hampir 6,5 tahun. Malam ini juga (kemarin) rencananya terpidana tersebut akan langsung diterbangkan ke Manado untuk menjalani hukuman,” singkat Kepala Kejaksaan Negeri Manado Maryono, saat dikonfirmasi.

Sementara itu, menurut Kasi Penkum Kajati Sulut Yoni Mallaka, penangkapan terpidana dilakukan tim Kejati Sulut yaitu Lahaja SH didampingi Theodorus Rumampuk MH dan Patris Moluke SH dari Kejaksaan Negeri Manado.

“Jadi mereka disana juga  ditemani dengan  Tim Kejaksaan Negeri Sleman Djojot Dwirahardjo dan Bondan Subrata, serta tim intel Kejaksaan Kulon Progo,” bebernya.

“Jadi yang terpidana ini dijatuhi pidana melanggar pasal 263 ayat 1 KUHP berdasarkan putusan Mahkamah Agung RI no 1030 K/Pid/2012 pada tanggal 22 Januari 2013, selama 10 bulan pidana penjara karena  melakukan pemalsuan surat sertifikat,” pungkas Mallaka.(tr-04/gnr)

Kirim Komentar