29 Apr 2019 08:01

Cuaca Esktrem, Bocah di Mitra Tewas Terseret Air di Selokan

MyPassion
Ilustrasi

MANADOPOSTONLINE.COM--Minggu (28/4) kemarin, jenazah Putri Rondowunu, bocah asal Desa Esandom, Kecamatan Tombatu Timur, ditemukan. Putri diketahui hanyut terbawa arus. Kejadian berawal ketika Sabtu (27/4) siang, korban bersama beberapa temannya sedang bermain di depan rumah.

Saat itu curah hujan cukup deras. Sehingga volume air di selokan naik. Tiba-tiba korban bermain terjatuh dan masuk ke dalam selokan. Korban terseret air.

Terbawa hingga ke sungai. Yang berjarak 100 Meter. "Korban awalnya bermain saat hujan deras. Tiba-tiba korban jatuh di selokan dan langsung terbawa air yang saat itu volumenya cukup deras," sebut Kepala BPBD Mitra Ferry Uway.

Usai kejadian tersebut, pencarian langsung dilakukan, dengan mengerahkan tim Search and Rescue (SAR) Sulut, didampingi Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) dan dibantu warga. Bahkan Bupati Mitra James Sumendap pun ikut dalam pencarian ini.

"Pencarian mulai pada jam 7 pagi. Selama satu jam kami menyisir di sekitar lokasi dan akhirnya korban ditemukan. Namun sayang sudah tidak bernyawa," kata Bupati JS.

Usai kejadian tersebut, JS atas nama  Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara dan Pribadi Keluarga Sumendap-Rende menyatakan turut berdukacita. "Semoga Keluarga yang di tinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran serta penghiburan dari Tuhan Yang Maha Esa," katanya.

Selain itu, JS mengimbau agar masyarakat lebih waspada. Serta berhati-hati terhadap dampak peningkatan potensi hujan yang tinggi. Karena dapat terjadi, longsor, genangan, banjir dan pohon tumbang.

"Saya minta masyarakat untuk tetap waspada. Karena dengan curah hujan tinggi dapat berdampak longsor banjir dan pohon tumbang," harap Bupati JS, Sembari meminta masyarakat langsung melaporkan jika terjadi bencana banjir atau longsor. Adapun pada pencarian  turut ikut Wabup Jocke Legi, Ketua DPRD Kabupaten Mitra Marty Ole.(tim mp/gel)

Kirim Komentar