29 Apr 2019 08:16

Banjir-Longsor Kepung Ribuan Jiwa, Ini Daerah Terdampak Bencana di Sulut

MyPassion

MANADOPOSTONLINE.COM—Sulut siaga bencana. Hujan deras yang mengguyur beberapa daerah menyebabkan banjir dan longsor. Minahasa, Minahasa Tenggara, Minahasa Utara, dan Manado. Daerah terakhir paling parah. Karena ada 10 kelurahan diterjang banjir dan sebagian terdampak longsor.

 

Hujan yang mengguyur Ibu Kota Sulut ini sejak Sabtu hingga Minggu siang, telah merendam 674 rumah. Ini baru data sementara yang masuk. “Ada 974 Kepala Keluarga (KK) atau 3.613 jiwa yang mengungsi,” ujar Kepala BPBD Kota Manado Maximilian Tatahede, Minggu (28/4).

Menurutnya, dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Hanya kerugian materi karena rumah terendam dan terkena longsor. “Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, baik yang tinggal di pinggiran sungai maupun di perbukitan yang rawan longsor. Karena informasi dari BMKG hujan masih akan terjadi di Kota Manado sampai bulan Juli mendatang,” ujarnya.

Sementara di Minahasa banjir merendam puluhan rumah di Kelurahan Papakelan, Kecamatan Tondano Timur. Kepala BPBD Kabupaten Minahasa Johanis Pesik menyebutkan, wilayah Papakelan memang menjadi yang paling sering dilanda banjir jika curah hujan yang turun berlangsung seharian.

"Kelurahan Papakelan memang jadi langganan banjir. Dari informasi yang didapat, kami bersama tim dari TNI dan Polri langsung turun melakukan evakuasi. Jumlah rumah yang terdampak sama seperti bencana Kamis lalu yaitu 76 rumah. Selain banjir ada juga bencana longsor di Makawembeng yang menutup akses jalan," ungkap Pesik.

Dikatakannya, pemerintah tentu bakal mencari cara, agar ke depan daerah Papakelan tak lagi menjadi langganan banjir. "Ke depan kami akan coba melakukan tindakan di sana (Papakelan, red) agar dapat mengurangi resiko banjir jika curah hujan yang turun seperti sekarang ini," katanya.

123
Kirim Komentar