28 Apr 2019 16:59

Banyak Warga Pindah Hati di PSU TPS 2 Tember Tompaso

MyPassion
Ketua PPS Joice Tuwo waktu menyambut kunjungan Bupati Roring.

MANADOPOSTONLINE.COM—Penyelenggaraan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di TPS 2 Desa Tember Kecamatan Tompaso telah selesai.

Hasil dari perhitungan perolehan suara di TPS itu mengejutkan. Pasalnya terjadi perubahan suara yang signifikan terutama pada caleg provinsi dan kabupaten.

Penghitungan dimulai pukul 2 siang Sabtu (27/4) dan selesai pukul 2 dini hari Minggu (28/4). Namun kegiatan KPPS dan para saksi melengkapi dokumen benar-benar selesai hingga pukul 6 pagi, ditandai dengan ditempelkannya formulir salinan C1 di depan kantor Hukum Tua Desa Tember Tompaso.

Ketua KPP Joice Tuwo pagi Minggu (28/4) menyatakan syukurnya karena TPS itu diperhatikan banyak pihak, sehingga lancar berjalan. “Syukur pada Tuhan pemungutan suara ulang mulai dari persiapan sampai pelaksanaan bisa berjalan baik. Luar biasa antusias pemilih di TPS dua ini. Kunjungan kerja Bupati Roring ke sini juga menjadi motivasi semangat kami bekerja lebih keras lagi. Terima kasih untuk semua pihak yang mendukung kami. Minggu Sore ini kami akan lanjut untuk pleno tingkat KPP Kecamatan Tompaso. Walaupun kami capek sekali, tapi puji Tuhan kami masih kuat dan sehat. Ini anugrah Tuhan,” ujarnya semangat.

Adapun perubahan pilihan warga pada hari PSU 27 April dibandingkan Hari H Pemilu 17 April diantaranya, pemilih Paslon Presiden 01 Joko Widodo dan Ma’ruf Amin bertambah menjadi 197 suara dari sebelumnya 184 suara. Paslon 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno berkurang menjadi 17 dari sebelumnya 33 suara. Jumlah suara tidak sah 1 suara.

Pada pemilihan DPD, nama Ferry Sanger Weku stabil berjaya dengan 54 suara bertambah dari sebelumnya 50 suara. Diikuti legislator petahana Ir Stefanus BAN Liow yang suaranya naik menjadi 30 suara, dari sebelumnya hanya 25 suara. Pricylia Elviera Rondo juga naik menjadi 31 suara dari sebelumnya 21 suara di 17 April. HWB Sumakul harus berpuas diri meraih 18 suara padahal sebelumnya punya 25 suara terbanyak ketiga di 17 April. Jumlah tidak sah 14 suara.

Selanjutnya pada caleg DPR RI mulai terlihat nyata perubahan suara warga Desa Tember Tompaso di PSU itu. Caleg Golkar Jerry Sambuaga melambung naik beroleh 70 suara, dari hanya 6 suara di  17 April lalu. Diikuti pucuk pimpinan PDIP Minahasa Jantje W Sajow 38 suara, turun dari sebelumnya 44 suara. PDIP Adriana Dondokambey juga turun yakni 22 suara dari sebelumnya paling banyak di 17 April, 55 suara. Sementara Gerindra Wenny Warouw naik jadi 22 suara dari sebelumnya 11 suara. Jumlah suara tidak sah PSU 27 April 12 suara.

Di PSU caleg provinsi perubahan juga ‘wow’. Golkar Inggried Sondakh naik signifikan, 90 suara dari sebelumnya hanya 9 suara di hari H Pemilu Serentak. Kemudian Kader muda PDIP Rhesa Waworuntu mendapat 46 suara, naik dari yang lalu 38 suara. Jumlah suara Rhesa itu menjadi yang terbanyak di 17 April. Sementara Gerindra Wenny Lumentut suaranya turun menjadi 17 suara, dibanding sebelumnya 37 suara terbanyak kedua hari H. Suara PDIP Imelda Rewah juga berkurang menjadi 15 suara di PSU sebelumnya 28 suara. Jumlah suara tak sah ada enam.

Perubahan paling heboh ada di caleg Kabupaten Minahasa. Partai penguasa Minahasa PDI Perjuangan menjadi tempat pergolakan perpindahan hati warga memilih. Suara untuk Herson Walukow bertambah signifikan menjadi 80 suara padahal sebelumnya hanya 4 suara rakyat. Febry Tumbelaka mendadak jadi favorit warga, meraih 67 suara, dari tidak ada suaranya alias nol di 17 April. Sementara PDIP Meilina Onibala suaranya tinggal 20 saja padahal sebelumnya menjadi yang paling banyak dipilih warga dengan 61 suara. Begitupun Robby Longkutoy sisa 3 suara padahal dulu terbanyak kedua dengan 43 suara. Demokrat Salem Turangan juga turun jadi 17 suara dari 37 suara. Tidak ada suara yang tidak sah, semua 215 suara sah. (ctr-04)

Kirim Komentar