26 Apr 2019 10:56

TKN Undang Kubu Prabowo Lihat Kamar Hitung

MyPassion
Ketua Harian TKN Jokowi-Ma'ruf Amin, Moeldoko (kedua kanan) dan Sekretaris TKN Hasto Kristiyanto (kanan) menyaksikan aktivitas pekerja kamar hitung. (ANTARA/Hafidz Mubarak A)

MANADOPOSTONLINE.COM—Mewujudkan asas transparansi, TKN Jokowi-Ma’ruf mengundang BPN Prabowo-Sandi menyambangi kamar hitung hasil pemilu 2019 di Sekretariat DPP PDI Perjuangan.

"Kami undang lima personel, dua dari BPN dan tiga pengamat politik, disaksikan media dan perwakilan mahasiswa melihat pusat hitung suara kami," kata Hasto, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (25/4), sebagaimana dilansir dari tempo.co, Sekretaris TKN Jokowi-Ma’ruf.

Hasto menantang setelah itu, giliran perwakilan TKN menyambangi pusat hitung suara BPN. "Biar rakyat tahu, mana klaim dengan bukti, dan pihak mana yang memprovokasi," ujar Hasto.

Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu menjelaskan undangan ini sebagai reaksi. Akibat sikap BPN yang enggan membuka data, namun kukuh mengklaim pemenang pilpres adalah Prabowo-Sandiaga. Bahkan ia menduga BPN tengah melobi Bawaslu agar mendapatkan dokumen C1.

"BPN juga tidak kompak menyebutkan tempat di mana rekapitulasi dilakukan. Karena itulah wajar, apabila publik menuduh bahwa klaim kemenangan yang dilakukan hanyalah tindakan provokasi tanpa bukti," tuturnya.

Menurut Hasto, pihaknya menilai kejujuran merupakan satu indikator moral sederhana dalam politik. "Dengan sikap BPN yang tidak mau transparan dalam rekapitulasi, tidak bersedia diaudit, dan klaim sepihak kemenangan tanpa bukti, hanyalah bukti kuatnya indikasi kebohongan dalam politik," kata Hasto.(tpc)

Kirim Komentar