26 Apr 2019 08:52

Paket Sabu Tembus Kantor Gubernur, Oknum Honorer Diciduk

MyPassion
Barang bukti sabu-sabu yang diselipkan dalam paket kiriman wi-fi portable ini berhasil diendus petugas dari SMK, oknum tenaga honorer Pemprov Sulut. (Dok. Penyidik)

MANADOPOSTONLINE.COM—Lingkungan kerja pemerintah di Sulawesi Utara harus makin jeli dan waspada. Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sulut, berhasil menangkap oknum tenaga honorer yang bertugas di ruang lingkup Pemerintah Provinsi Sulut. Berkat pengungkapan ini, penyidik juga berhasil membongkar sindikat peredaran sabu-sabu lintas provinsi.

Informasi yang didapat harian ini dari Mapolda, awalnya petugas menangkap perempuan berinisial SMK (36), warga Maumbi, Kabupaten Minahasa Utara, tenaga honorer di Pemprov Sulut, Jumat (5/4) lalu. SMK ditangkap Tim Opsnal Unit IV Subdit II beserta barang bukti 16 paket sabu-sabu seberat 5,22 gram.

Pengungkapan bermula ketika tiga hari sebelumnya, tim mendapat informasi akan ada pengiriman sabu-sabu dari Bali melalui salah satu jasa pengiriman barang. Paket barang haram ini diketahui akan dikirim ke alamat di mana tersangka bekerja (pemprov).

Usai diselidiki, tim kembali mendapat info bahwa paket sabu-sabu telah diterima tersangka, Jumat (5/4) pukul 11.00 WITA. Beberapa jam kemudian, tim menangkap tersangka beserta paket kiriman tepat di lobi lantai 1 kantor gubernur pukul 13.30. Selanjutnya langsung diamankan ke Markas Ditresnarkoba Polda Sulut.

Tiba di markas kepolisian, tersangka diminta membuka paket kiriman di depan petugas. Paket ini berisi satu set perangkat antena wi-fi, yang didalamnya terdapat barang bukti 16 paket sabu-sabu seberat 5,22 gram. Di dalam paket petugas juga mendapati satu unit ponsel. “Tersangka mengaku sabu-sabu tersebut dikirim oleh temannya dari Bali berinisial AOZ alias Amel,” beber Dirnarkoba Polda Sulut Kombes Pol Eko Wagiyanto, melalui Kabid Humas Polda Kombes Pol Ibrahim Tompo, Kamis (25/4) saat dikonfirmasi.

Berdasarkan pengakuan tersangka tersebut, tim terus melakukan penyelidikan dan pengembangan. Tim lalu menuju Bali, dan pada Selasa (9/4) siang, tim berhasil menangkap Amel (33), warga Airmadidi Atas, Kabupaten Minahasa Utara, bersama seorang pria inisial TE (29), warga Subang, Jawa Barat.

Dari penangkapan Amel dan TE, tim juga mendapati sejumlah barang bukti. Yakni 24 paket sabu-sabu seberat 13 gram, 1 paket ganja kering seberat 10,5 gram, 6 butir pil ekstasi, 5 unit handphone, 1 buah timbangan digital, plastik klip berbagai ukuran, serta 3 buah alat penghisap sabu-sabu.

Kapolda Sulut Irjen Pol Sigid Tri Hardjanto, melalui Kabid Humas Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan, tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Markas Ditresnarkoba untuk diperiksa lebih lanjut. “Kasus ini terus dikembangkan, untuk memberantas peredaran maupun penyalahgunaan narkotika hingga ke akar-akarnya,” tandasnya.(tr-02/gnr)

Kirim Komentar