24 Apr 2019 10:01

Kajati: Jaksa Jangan Coreng Institusi

MyPassion
Pertemuan yang digelar di aula Kejati Sulut yang dipimpin Kajati M Roskanedi, Selasa (23/4) kemarin. (Penkum)

MANADOPOSTONLINE.COM—Kajati Sulut M Roskanedi SH memimpin Rapat Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejati Sulut, dengan BPJN XV Manado, bertempat di aula Kejati.

Rapat membicarakan pengawalan dan pengamanan TP4D terhadap pelaksanaan paket-paket pekerjaan tahun anggaran 2019. Beberapa hal yang harus dilakukan TP4D dan pemohon untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan di lapangan.

Hal tersebut harus diketahui dari ruang lingkup TP4D sesuai Peraturan Jaksa Agung RI No. 014 Tahun 2015, meliputi: pencegahan  (preventif), pendampingan hukum, koordinasi dengan APIP, monitoring, dan evaluasi dan penegakan hukum (represif).

“TP4D melakukan pengawalan terhadap kegiatan/proyek strategis nasional pada kementerian, BUMN dan BUMD yang ada di Provinsi Sulut tahun 2019,” ungkap Kajati Roskanedi.

Dalam pendampingan, TP4D bisa meminta bantuan ahli fisik maupun keuangan. Untuk menghitung hasil pekerjaan. “Bila ada penyimpangan diserahkan ke APIP untuk menindaklanjuti temuan tersebut,” tuturnya lebih lanjut.

Di akhir sambutannya, Kajati Sulut berpesan agar semua bertugas dengan tertib sesuai SOP yang. “Hindari hal-hal yang negatif agar tidak tercoreng institusi kita,” pungkas Roskanedi.

Rapat dihadiri Wakajati Sulut Andi M Iqbal Arief, Asisten Intelijen Stanley Bukara, Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara Jurist Precisely, TP4D Kejati Sulut, dan para Kasi Intel Kejari se-Sulut.(gnr)

Kirim Komentar