24 Apr 2019 09:54

Disabilitas Wajib Diakomodir Jadi Naker

MyPassion
Erny Tumundo

MANADOPOSTONLINE.COM—Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) melalui Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Daerah Erny Tumundo mengajak perusahaan baik BUMN/BUMD atau swasta untuk mulai menerapkan kewajiban mempekerjakan penyandang disabilitas.

 

Itu menurutnya, berdasarkan amanat Undang-undang (UU) 8/2016 tentang Penyandang Disabilitas. “UU telah mengamanatkan perusahaan swasta untuk mempekerjakan 1 persen penyandang disabilitas dari total pekerjanya sedangkan perusahaan BUMN sebanyak 2 persen,” ujarnya, Selasa (23/4).

Menurutnya, perusahaan harus memberikan ruang kepada penyandang disabilitas untuk bekerja secara formal. “Serta memiliki ikatan kerja yang jelas dengan perusahaan," sebutnya.

Tumundo mengatakan, sudah saatnya semua pihak memperkuat komitmen dan keberpihakan kepada penyandang disabilitas dan perwujudan masyarakat inklusif tanpa melihat latar belakang apa pun.

"Mereka harus memiliki kesempatan dan ruang yang sama untuk bisa bekerja, berkarya, dan berkontribusi bagi daerah. Kan amanat UU. Jadi saya mengajak agar perusahan dapat menerapkan hal tersebut. Kita dari Pemprov Sulut juga mengajak agar hal ini bisa terwujudkan," sebutnya.

Untuk menyiapkan tenaga penyandang disabilitas yang berdaya saing, maka menurutnya, kebijakan pelatihan saat ini dibuat sesederhana mungkin tanpa adanya batasan.

"Siapa saja yang membutuhkan pelatihan. Tidak peduli sekolah atau tidak. Tidak peduli umurnya berapa. Tidak peduli penyandang disabilitas atau tidak. Mereka dapat ikut pelatihan secara gratis," tandasnya. (tr-02/can)

Kirim Komentar