24 Apr 2019 10:53

Cegah Korupsi, KPK Bekali ASN Minahasa

MyPassion
Bupati Minahasa Ir Roy O Roring memberi sambutan dalam sosialisasi pencegahan korupsi oleh KPK di lingkup Pemkab Minahasa di Wale Ne Tou Tondano Rabu (24/4).

MANADOPOSTONLINE.COM -- Tindak pidana korupsi masuk kategori kriminal luar biasa atau extra ordinary crime. Korupsi tidak hanya membuat kerugian materil tapi juga mengorbankan nyawa.

Koordinasi dan Supervisi KPK RI Wilayah IX Wahyudi Septa Aji mengatakan, semua pihak perlu memberantas budaya korupsi di lingkup pemerintahan.

"Kejadian nyata di Jakarta. Karena korupsi perbaikan jalan oleh Dinas PU, seorang ibu bersama anaknya yang berjalan di bahu jalan ditabrak truk trailer. Supir dihakimi massa dan kendaraan hancur dirusak. Beberapa nyawa hilang dan kerugian besar materil akibat korupsi. Itu bahayanya korupsi, sebagai extra ordinary crime," ujarnya saat sosialisasi pencegahan korupsi di lingkup Pemkab Minahasa di Wale Ne Tou Tondano Rabu (24/4).

Bupati Minahasa Ir Roy O Roring mengatakan, sosialisasi di Minahasa hari ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan para kepala daerah dengan KPK di Tomohon kemarin.

"Ini pembekalan yang sangat penting. Sadar atau tidak sadar kita (ASN) dapat saja melaksanakan (tersandung) hal-hal yang berupa korupsi. Baik sengaja maupun tidak sengaja. Mari kita ikuti dengan baik," ujarnya.

Lanjutnya, KPK setiap periode melakukan penilaian terhadap rencana aksi pembangunan di setiap pemerintah daerah melalui aplikasi.

"Pembobotan oleh KPK, atau Korsubgah menggunakan aplikasi monitoring centre. Meliputi perencanaan dan penganggaran APBD, pengadaan barang dan jasa, pelayanan terpadu satu pintu, managemen ASN, pengelolaan Dana Desa, optimalisasi pendapatan daerah, dan managemen aset daerah. Kita semua (ASN Pemkab Minahasa) terkait dalam poin-poin ini, mari kita perhatikan," tukasnya. (Ctr-4

Kirim Komentar