23 Apr 2019 15:21

UNBK dan USBN Serentak Digelar, 9667 Siswa di Minahasa Adu Nasib

MyPassion
Jeffry Korengkeng saat memantau pelaksanaan UNBK di SMP Negeri 1 Tondano, Senin (22/4) kemarin.(Lerby/Manado Post)

MANADOPOSTONLINE.COM---Sebanyak 106 SMP/MTs se-Kabupaten Minahasa serta 349 SD/MI Senin, (22/4) kemarin. Serentak menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan Ujian Sekolah Berbasis Nasional (USBN) Tahun Ajaran 2018/2019. Dengan total jumlah peserta sebanyak 9.667 peserta didik, masing-masing 4.726 siswa SMP, sementara 4.941 siswa SD mengikuti USBN.

Dikatakan Bupati Minahasa Royke Octavian Roring (ROR) melalui Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Jeffry Korengkeng, yang memantau langsung jalannya pelaksanaan UNBK di SMP Negeri 1 Tondano dan SDN 8 Tondano, Senin (22/4) kemarin.  Pelaksanaan tes akhir SMP dan SD kali ini, berjalan dengan baik serta wajib untuk diikuti oleh semua peserta didik.

"Pelaksanaan UNBK menentukan masa depan siswa peserta. Untuk itu, kami pemerintah mengharapkan pihak sekolah dan siswa, untuk melaksanakan agenda ini secara optimal, guna pemenuhan SDM yang berdaya saing dan unggul," ucap Korengkeng.

Dirinya berpesan kepada seluruh peserta, untuk tetap belajar serta menjaga kesehatan selama pelaksanaan UNBK dan USBN.

"Bagi seluruh siswa peserta, kiranya dapat mengurangi aktivitas yang berlebih. Supaya kondisi kesehatannya terjaga, kalau perlu mengonsumsi vitamin dan buah-buahan. Agar seluruh tahapan ujian bisa diikuti dengan lancar," harapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Minahasa Arody Tangkere melalui Kepala Bidang Dikdas dan SMP Hendrie Tompodung menyatakan, seluruh SMP/MTs serta SD dan MI telah siap dalam pelaksanaan dua ujian akhir nasional tersebut.

“Khusus untuk UNBK tahun ini, kita lebih siap dari pada pelaksanaan sebelumnya. Di Tahun 2018 lalu,  hanya 11,3 persen yang punya sarana dan prasarana pendukung. Nah, tahun ini, berkat kesigapan pemerintah daerah akhirnya pelaksanaan UNBK bisa berjalan hampir 100 persen mandiri. Bahkan tahun ini, kita didukung oleh Ahli IT di tiap-tiap sekolah,” urainya.

Dirinya berharap, kepada seluruh kepala sekolah, guru, hingga siswa sebagai peserta untuk mengutamakan kondisi kesehatan agar UNBK dan USBN tahun ini dapat berjalan dengan sukses.

“Kami berharap orang tua peserta UNBK dapat mengawasi kegiatan siswa di luar sekolah. Diupayakan jangan lagi ada kegiatan yang membebankan peserta didik saat berada di rumah. Beri waktu, agar mereka fokus dulu pada UNBK," tukasnya.

Di sisi lain, Pengamat Pendidikan Sulut Dr Ferry Mandang MPd mengapresiasi pendidikan di Minahasa, karena sudah mampu melaksanakan UNBK di seluruh SMP/MTs yang secara bertahap namun pasti menuju 100 persen.

"Ini salah satu prestasi yang baik bagi dunia pendidikan di Minahasa. Dengan perkembangan teknologi yang ada, mampu mengimbangi dengan melaksanakan UNBK yang hampir 100 persen mandiri," tandasnya.

Diketahui, untuk pelaksanaan UNBK dan USBN  hari pertama di Minahasa berjalan lancar tanpa halangan.(tr-03/jul)

Kirim Komentar