23 Apr 2019 14:11

Bawaslu Pastikan Tidak Ada PSU di Boltim

MyPassion
Harianto

MANADOPOSTONLINE.COM—Pemilihan umum (pemilu) telah usia. Boltim menjadi satu dari beberapa daerah di Sulut yang tidak melakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU). "Alhamdullilah Boltim tidak ada PSU. Karena dari awal kami (Bawaslu) terus mengkoordinir dan mengawasi jalannya pemilu," ungkap Kadiv Penindakan Bawaslu Boltim Harianto, kemarin.

Dia pun menekankan, dari 225 TPS yang tersebar di Kabupaten Boltim, Bawaslu tidak menemukan kesalahan atau pelanggaran dalam pelaksanaan pemilu 2019. "Kami melakukan mobilisasi di 225 TPS dengan memantau langsung pelaksanaan serta memberikan sosialisasi secara rutin. Alhamdullilah berjalan lancar," syukurnya.

Harianto pun memastikan saat ini, pihaknya tengah mengawasi pelaksanaan perhitungan suara yang dilakukan KPU di tujuh kecamatan, agar proses perhitungan berjalan dengan baik dan jujur. "Sekarang kami mengawasi proses perhitungan suara di tujuh kecamatan," katanya.

Terpisah, Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU), Devisi Data dan Informasi Adexan Abukasim membenarkan hal tersebut. "Benar  Bawaslu tidak merekomendasikan PSU. Karena tidak ditemukan pelanggaran dan laporan dari pengawas TPS ataupun para caleg," jelasnya. Padahal, lanjutnya, Boltim merupakan daerah yang rawan konflik saat pemilu. Tapi dia bersyukur kali ini bisa berjalan dengan baik dan lancar.

Bupati Boltim Sehan Landjar pun mengapresiasi jalannya demokrasi di Boltim. "Apresiasi pada penyelenggara baik Bawaslu dan KPU karena suasana pemilihan begitu akrab," katanya.

Bupati dua periode itu pun berharap, tahun ini jumlah partisipasi pemilu Boltim akan mencapai 97 persen. "Saya harap hasil rekapitulasi suara nanti bisa memperlihatkan kenaikan partisipasi pemilu tahun ini. Pemilu sebelumnya Boltim masuk tiga besar nasional. Insya Allah kali ini bisa lebih meningkat," kunci eks Ketua DPRD Gorontalo tersebut.(tr-01/ite)

Kirim Komentar