23 Apr 2019 01:39

Bawaslu Minahasa: Satu Suara Bergeser Kena Pidana Pemilu

MyPassion
Rendy Umboh

MANADOPOSTONLINE.COM – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Minahasa meminta para saksi baik dari partai politik (parpol) maupun perorangan, agar jeli memperhatikan rekap perhitungan suara, yang sekarang berjalan di tingkat kecamatan. Ini untuk mencegah pergeseran suara, baik antar parpol maupun antar caleg dalam satu partai.

Ketua Bawaslu Minahasa Rendy Umboh mengatakan, dugaan pergeseran suara banyak dilaporkan warga secara pribadi kepadanya. “Saksi-saksi peserta pemilu baik paslon, parpol dan perorangan, agar menjaga kesehatan sehingga bisa jeli menyaksikan proses rekapitulasi. Jangan sampai ada upaya-upaya yang bertentangan dengan regulasi. Misalnya geser-mengeser suara dari antar partai ataupun dalam satu partai. Ini rumor yang berkembang. Banyak yang telepon saya, mempertanyakan itu karena ada kekuatiran di masyarakat. Ini kami anggap sebagai potensi kerawanan,” ujarnya di Kawangkoan, Senin (22/4).

Hasil suara yang dihitung petugas TPS pada hari H Pemilu 17 April lanjutnya, semua terpantau publik hingga ke tingkat pusat.”Ini semua terpantau. Publik memantau. Rata-rata orang dokumentasi. Pengawas di TPS ada yang langsung upload ke Bawaslu RI pada hari H. Jadi kalau ada upaya geser suara pasti ketahuan, pasti bocor. Ada satu suara saja yang bergeser ada pidananya,” tegasnya.

Ia mengimbau, penyelenggara pemilu tidak terlibat pelanggaran. “Penyelenggara di kecamatan kami imbau, jangan sampai ada pergeseran. Jalankan saja tugas dengan baik. Supaya hasil Pemilu jurdil, jujur dan adil,” harapnya.

Kini pihaknya mempermudah pengaduan dari masyarakat. “Kami buka posko layanan pengaduan. Siapa saja yang ingin melaporkan pelanggaran, silahkan ke kantor. Kami permudah. Warga silahkan datang biar belum bawa apa-apa (kelengkapan dokumen dan minimal 2 alat bukti), bawa diri dan informasi saja dulu. Nanti di kantor ada staf kami yang mengarahkan. Ini kebijakan dari kami, karena kalau ada syarat-syarat yang formil, masyarakat jadi capek dan bosan sehingga enggan melapor,” tandasnya. (ctr-04)

Kirim Komentar