23 Apr 2019 08:23

AA-Mailangkay-JAK Pimdeprov, Gerindra-Demokrat Berebut Posisi Terakhir

MyPassion

Kemudian di Golkar, James Arthur Kojongian (JAK) yang paling berpeluang. Posisinya di DPD I Partai Golkar Sulut adalah bendahara. Namun JAK akan dibayang-bayangi kehadiran anak mantan Ketua DPD Golkar, Careig Runtu.

Rivalitas bakal kembali tercipta. Setelah keduanya sempat bersaing merebut kursi pimpinan dewan di Minahasa. Nama beken lain di Golkar adalah Winsulangi Salindeho dan Inggried Sondakh.

Juru bicara DPD I Golkar Sulut Feryando Lamaluta mengatakan pihaknya bakal menentukan melalui rapat internal untuk penentuan pimpinan deprov nanti. Karena Golkar sendiri bakal memberikan posisi pimpinan dewan kepada kader yang benar-benar matang.

"Karena semua kader yang dicalonkan di pileg mempunyai jabatan strategis dalam kepengurusan. Sehingga dalam menentukan siapa yang layak didorong ke pimpinan dewan, harus melalui mekanisme. Dengan melalui rapat dan diputuskan dalam internal partai," jelasnya.

Di NasDem, kemungkinan besar Victor Mailangkay. Diketahui Mailangkay adalah Sekretaris NasDem Sulut. Meski begitu, putra Ketua NasDem Sulut Max Lomban, Nick Lomban bisa jadi diusulkan.

Terkait perebutan kursi pimpinan dewan, dinilai akademisi Valentino Lumowa akan terjadi perebutan ketat di internal partai. "Partai peraih suara terbanyak berhak di posisi itu. Ini berdasarkan UU Pemerintahan Daerah. Sementara siapa figurnya, ditentukan partai," tukasnya.

Untuk pengamat politik Jovano Palenewen menilai internal partai sudah ancang-ancang siapa figur yang akan diusung. "Hitung-hitungan di internal partai pasti sudah berlangsung. Mereka telah mempersiapkan siapa nanti yang akan mendapat kepercayaan sebagai pimpinan dewan,” katanya.

Dia melanjutkan, figur yang dipilih pasti yang terbaik. Banyak hal yang dipakai  partai untuk dijadikan pertimbangan. “Misalnya kader yang menjadi pimpinan, apakah sebagai pimpinan dalam internal partai atau memperoleh suara paling banyak. Serta bisa juga kader partai terbaik  caleg,” paparnya.

Akan tetapi, tambahnya, diharapkan kader partai yang disiapkan punya kapabilitas dalam manajemen politik. “Karena pimpinan DPRD sangat sensitif dengan kebutuhan masyarakat. Selanjutnya memiliki moralitas yang baik. Kiranya Internal partai akan memutuskan yang baik," pungkasnya.(Tim MP/gel)

12
Kirim Komentar