22 Apr 2019 13:20

Pembangunan 200 RTLH di Boltim Lambat

MyPassion
Ilustrasi RTLH.(Istimewa)

MANADOPOSTONLINE.COM—Sebanyak 200 unit Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) akan segera dibangun. Kepala Dinas Sosial Rudi Malah mengatakan, berkas administrasi untuk pelaksanaan tender pembangunan ratusan RTLH sementara diurus, baik di lahan HGU PT. Ranomut maupun di 80 desa. “Total anggaran sekitar Rp 5 miliar,” ujarnya.

Lanjutnya, biaya satu rumah untuk pembangunan RTLH naik dibandingkan tahun lalu. Tahun 2018 per unit Rp 18,5 juta, tahun ini dinaikan menjadi Rp 25 juta. “Hal ini disebabkan, karena adanya keluhan masyarakat tentang biaya upah kerja dan bahan bangunan," katanya.

Dia membeber, 40 unit RTLH yang sebelummya sudah dibangun hampir selesai, tinggal diserahkan pada Desa Tutuyan Dua dengan cara diundi. "Yang 40 unit hampir selesai. Tinggal diserahkan pada penerima. Karena target lebaran sudah selesai," sebutnya.

Di sisi lain,  Manajer PT. Ronomut Stenly Kasnan menekankan, harusnya pembangunan RTLH sudah selesai di lahan PT. Ronomut, jika pihak pemkab menggunakan pihak ketiga lebih dari satu. "Namun kenyataannya, hanya 40 unit selesai dari rencana 200 unit," dia menyayangkan.

Dia pun mengaku masih akan mengkomunikasikan pembangunan RTLH yang terbilang lambat tersebut. "Nanti saya akan lihat bagaimana, karena pembangunan RTLH terbilang lambat dan tidak sesuai komitmen," katanya.

Dia menambahkan, dalam waktu dekat  PT. Ronomut akan membangun perumahan yang bersifat membantu masyarakat untuk memiliki rumah dengan murah dan mudah. "Jadi tidak hanya RTLH saja. Tetapi kami punya rencana untuk membangun perumahan. Makanya kami masih mau komunikasikan lagi," tutupnya.(tr-01/ite)

Kirim Komentar